Ular Kobra Tewaskan Warga di Gowa, Ini Penjelasan Kepala Desanya

ular kobra di Gowa
ilustrasi ular kobra (foto: Ist.)

Dailymakassar.id – Gowa – Fenomena kemunculan ular kobra sejumlah wilayah di Jawa beberapa waktu ini, juga terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Diketahui, adapun 4 warga Gowa tewas setelah digigit ular kobra.

Kepala Desa Mamampang, Kecamatan Tombolopao, Gowa, Azis Daus menyebut kemunculan ular kobra adalah fenomena tidak lazim. Sebab, menurutnya, daerahnya bukanlah wilayah endemik ular kobra.

“Kalau ular semacam piton sejak dulu banyak, tetapi penemuan ular kobra sampai ada warga yang tewas baru kali ini terjadi,” ujar Aziz saat dihubungi wartawan, Kamis (19/12/2019).

Aziz menambahkan, warga yang terkena gigitan ular kobra seketika akan mengalami panas tinggi dan kesulitan bernapas.

“Luka bekas gigitan ular berwarna hitam, korban meninggal di tempat,” jelas Aziz.

Bahkan baru-baru ini, warga desa setempat digegerkan dengan fenomena ular kobra dengan panjang empat meter masuk keperkarangan rumah. Ular sepanjang empat meter tersebut pertama kali ditemukan seorang petani bernama Asis, saat sedang berkebun.

“Pertama kali ditemukan agak kecil dan panjangnya cuma dua meter, dan berikutnya saya temukan lagi panjangnya empat meter yang saat itu sedang memangsa ular lain (ular daun),” kata Azis.

Sementara itu, sebelumnya Kanit Binmas Polsek Tombolopao, Aipda Musruri mengatakan, kemunculan ular kobra di Desa Mamampang setidaknya sudah ada empat warga yang tewas digigit ular kobra.

“Sudah ada empat korban digigit ular kobra dan dua di antaranya meninggal di tempat yang lainnya meninggal saat dievakuasi ke rumah sakit,” jelas Musruri kepada wartawan di lokasi penemuan, Rabu (18/12/2019). (Rasy/Ip)

Comment