by

Mantan PPS Tallo Datangi KPU Kota Makassar, Ini Soalnya

-Makassar-11 views
Mantan PPS Kecamatan Tallo (foto: Bow)

Dailymakassar.id – Makassar – Sejumlah mantan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan Tallo tadi siang (23/2) mendatangi kantor KPU Kota Makassar di Antang. Maksud kedatangannya untuk menyanggah dan meminta penjelasan hasil penetapan calon PPS Pilwali 2020.

Seleksi Penerimaan PPS se-kota Makassar telah berlangsung beberapa tahap dimulai dari seleksi berkas administrasi, kemudian Computer Assisted Test (CAT). Tahapan itu digelar di UNM 4 Maret lalu dan dinyatakan lolos berhak mengikuti wawancara dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) beserta Komisioner KPU.


Pada saat wawancara tersebut, ada tanggapan masyarakat yang menyatakan bahwa mereka terindikasi berpihak kepada salah satu Caleg di Pemilu 2019 dengan bukti foto berikut keterangan di salah satu hotel di Makassar.

“Kami membantah temuan tersebut dan sudah klarifikasi bahwa kami hanya diajak makan oleh seorang teman PPS. Semua nama yang terindikaksi tampak dalam foto tersebut, semuanya hilang dalam daftar nama calon. Padahal, pada saat itu ada teman yang hadir tapi tidak sempat berfoto, justru diloloskan. Ada apa ini?,” beber Irwan, mantan Ketua PPS Rappokalling.

“Kalau bukti foto diindikasikan sebagai penguatan pelanggaran, lalu kenapa bukti foto lainnya yang tampak seorang calon PPS dari Ujung Pandang Baru (UPB) bernama Sapril Rambo diloloskan? Padahal jelas terlihat dalam akun Facebooknya yang belakangan ini sudah dihapus. Beliau foto bersama salah satu calon Walikota, dan terindikasi sebagai salah seorang tim sukses pemenangan dan bukti foto tersebut ada pada Komisioner KPU, Gunawan Mashar dan dibenarkan oleh Ketua PPK Kecamatan Tallo, Hamid,” lanjutnya.

Awak media SmartCity mencoba menanyakan langsung masalah tersebut ke Komisioner Gunawan Mashar, namun beliau belum masuk kantor. “Belum datang,” kata resepsionis.

Terpisah, Komisioner lainnya dihubungi via telepon, Endang Sari hanya menjawab: “Proses klarifikasi tanggapan masyarakat sudah dilakukan dan pengumuman yang dikeluarkan KPU Makassar adalah sikap resmi lembaga terkait pihak-pihak tersebut.”

Ketika dicecar pertanyaan masalah independensi dan integritas penyelenggara, beliau langsung mematikan sambungan teleponnya. (Bow)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *