by

Kementerian Kominfo Akan Buat Aturan Pembagian Keuntungan Media dengan Platform Digital

Logo kominfo

Dailymakassar.id – Jakarta. Aturan mengenai hak penerbit atau publisher right, kini tengah disiapkan Pemerintah Indonesia. Kementerian Kominfo dengan Dewan Pers tampaknya sepaham, agar industri media dengan platform digital, bisa sama-sama saling menguntungkan.

Adapun kesepahaman mengenai aturan ini, setelah Menkominfo Johnny G Plate bertemu dengan Dewan Pers pada Selasa (19 /10/2021).

“Pemerintah melalui Kementerian Kominfo akan menindaklanjuti untuk memastikan hilir ruang digital bermanfaat, punya medan tempur yang sama dan seimbang,” kata Menkominfo Johnny G Plate pada kesempatan itu.

Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, perwakilan Dewan Pers, dan perwakilan Asosiasi Media Siber Indonesia.

Sebelumnya, hubungan Saling Menguntungkan dalam usulan

Dewan Pers, menginginkan agar ada aturan hubungan antara media massa dengan platform digital. Harus ada pembagian yang saling menguntungkan keduanya.

Dengan usulan tersebut, pemerintah mempersiapkan aturan hukumnya. Apakah nantinya akan membuat undang-undang baru, revisi perundang-undangna yang ada, atau cukup dengan peraturan pemerintah.

BACA JUGA  Erick Thohir Keluarkan SE Gratis Fasilitas Umum dan Sosial Milik BUMN

Maka ke depannya, apabila aturan ini disahkan maka otomatis hubungan antara media dengan platform digital seperti facebook, googl dan twitter, mulai berlaku.

Menteri Kominfo Johnny berharap, dengan aturan seperti ini maka relasi bisnis tetap berlangsung dan memberi manfaat secara berimbang.

“Ini semua harus diatur dengan baik supaya kehidupan media dan platform digital berkembang dengan baik, agar konvergensi terjaga, bisa sama-sama tumbuh, supaya persaingan seimbang dan lapangan yg lebih adil,” kata Johnny.

Sementara Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Agus Sudibyo menjelaskan, peraturan ini adalah untuk membuat hubungan yang setara.

“Regulasi ini menghadirkan proses transparan terkait berbagi konten (content sharing), harus menghasilkan pembagian keuntungan yang berarti untuk kedua pihak,” jelas Agus.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, perwakilan Dewan Pers, dan perwakilan Asosiasi Media Siber Indonesia. (Ip)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *