
Dailymakassar.id – MAKASSAR. Sejauh ini Pra Musrembang di tingkat RT dan RW Kelurahan Tamamaung ada beberapa usulan atau rembuk para warga yang direalisasikan diseluruh RW setempat.
Diketahui ada sekitar 8 (delapan) RW yang sudah memulainya pada tanggal 7 Februari lalu. Dan ada beberapa usulan yang menjadi prioritas dari Kelurahan Tamamaung seperti perbaikan drainase dan pengerukan sedimentasi atau pengendapan.
Lurah Tamamaung Arni Maroa SE. M.A.P menjelaskan bahwa dari laporan atau usulan dari RT dan RW, permasalahan banjir merupakan prioritas yang mendesak untuk dibenahi.
“Waktu banjir yang lalu itu banyak sekali masyarakat yang terdampak banjir, ada sekitar 400 KK dan tercatat di Kelurahan Tamamaung berdasarkan laporan dari ketua RT RW ada sekitar 1309 orang yang terdampak banjir”, kata Lurah Arni, Jumat (11/2).
LItulah sebabnya kami mengusulkan sebagai usulan prioritas untuk pengerjaan drainase, khususnya drainase yang mengarah ke perbatasan 6 7 dan 8 karena kemarin waktu banjir itu di beberapa titik mengalami banjir terparah dan banyak warga yang terdampak,” imbuhnya.
Lanjut, Arni Maroa, terkait persoalan sampah pihaknya juga mengusulkan untuk penambahan unit armada seperti Motor Kaisar pengangkutan sampah-sampah Warga, Karena dari usulan RT RW dan masyarakat saat ini yang beroperasi masih sangat minim untuk pengangkutan sampah ke beberapa RT dan RW di Kelurahan Tamamaung.
“Untuk itu kami berharap bisa mendapatkan alokasi dari APBD Kota Makassar agar bisa memaksimalkan Penjemputan Sampah Sampah di rumah-rumah warga”, harapnya.
Dan ada kegiatan yang diharapkan mampu memberi sentuhan hati kepada warga. “Kami berharap kegiatan seperti Sabtu Bersih mampu menjadi mewujudkan partisipasi warga dengan sentuhan hati”, pungkasnya. (Hd)






















Comment