
MAKASSAR — Gerakan kaderisasi merupakan nafas utama ditubuh GP Ansor, karena untuk melanjutkan estafet generasi yang ada di GP Ansor harus lewat kaderisasi Pendidikan Kepemimpinan Dasar (PKD) atau Diklat Terpadu Dasar (DTD) ini menjadi syarat yang harus terpenuhi.
Maka dari itu Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Makassar menggelar kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Ke 8 yang bertema “Mencetak kader Moderat, Inovatif, Intelektual, dan Militan Demi Menjaga Keberagaman Umar” Ini adalah kegiatan kaderisasi yang di laksanakan Oleh PC GP Ansor kota Makassar dimana sebelumnya kegiatan DTD dilaksanakan pada 12 Kecamatan atau 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Pendidikan Calon Kader GP Ansor dan Calon Kader Barisan Ansor Serbaguna ( Banser) Kota Makassar diikuti sebanyak 80 peserta selama 3 hari (9-11 Agustus 2024) yang dipusatkan di Balai Diklat Keagamaan, Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Senin (12-08-2024)
Ketua GP Ansor Kota Makassar, Muhammad Rizal Burahmat menyampaikan bahwa peran sebagai pemuda Ansor dan Banser yaitu mengawal para ulama yang ada di Nahdlatul Ulama, Menjaga Ideologi Islam Ahlusunnah Waljama’ah Annahdliyah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita sebagai Pemuda Ansor dan Banser dikader untuk mengawal para kiai, habaib, ulama-ulama NU, menjaga idelogi Islam Ahlusunnah Waljama’ah Ala NU dan NKRI ini dari gerusan-gerusan yang akan memecah belah persatuan kita dan sebagai pemuda Ansor dipersiapkan untuk berpikir, berdiskusi yang menyentuh hal-hal keummatan dan kebangsaan.”ucapnya





















