Kisruh Pilbup Maros, Suhartina Jadi Korban Politik?

“Ada tes jasmani, rohani, narkoba. Tes narkoba itu pihak lain, jadi satu pihak rumah sakit bikin (hasil tes kesehatan) satu pihak BNN bikin,” ujar dr Satriawan.

Soal Cawabup Suhartina yang tidak lolos tes kesehatan, dr Satriawan tidak ingin menggapai terlalu banyak.

Hasil tes kesehatan telah diplenokan dan bersifat rahasia.

Pihak KPU yang berwenang terkait hal tersebut.

“Tanggal 3 semua sudah keluar (hasilnya) ada di KPU masing-masing. Itu semua di KPU karena hasil dalam keadaan tertutup,” pungkasnya.

Sebelumnya Ketua KPU Maros Jumaedil mengatakan, KPU telah menyampaikan kepada LO dan tim untuk melakukan pengajuan penggantian calon dengan batas 3 hari sejak BA hasil verifikasi tersebut diberikan.

Jika sampai batas waktu 3 hari tidak ada usulan penggantian maka bakal calon dinyatakan gugur.

Kini Chaidir Syam harus mencari pendamping baru di Pilkada Maros.

Kabar terbaru, nama Moetazim Mansyur ditunjuk sebagai bakal calon wakil bupati pengganti Suhartina Bohari di Pilbup Maros. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (PUTRPP) Kabupaten Maros itu ditunjuk Partai Golkar Sulsel, setelah baru tiba dari Tanah Suci. 

Sebelum keluar hasil pemeriksaan Suhartina Bohari, Mus sapaan akrabnya sedang menuaikan ibadah umrah.