China sedang berusaha untuk meningkatkan ekonominya dengan stimulus fiskal untuk pulih dari dampak krisis pasar properti.
Negara ini juga mengantisipasi ketegangan geopolitik setelah Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam akan memungut tarif tambahan untuk impor China.
Ma disebut mendorong Alibaba untuk merangkul kompetisi sebagai pendorong pertumbuhan.
Saham Alibaba Group Holding naik 16% secara year-to-date. Pekan lalu, Alibaba membagikan rencana untuk menggabungkan operasi e-commerce domestik dan internasionalnya ke dalam satu unit yang dipimpin oleh Jiang Fan, Alibaba E-commerce Business Group.
Alibaba melaporkan pertumbuhan pendapatan kuartal kedua fiskal 2024 sebesar 5% menjadi US$33,70 miliar, mengalahkan perkiraan analis sebesar US$33,47 miliar. Laba per ADS yang disesuaikan sebesar US$2,15 meleset dari estimasi analis sebesar US$2,26.
Pendapatan Taobao dan Tmall Group naik 1% menjadi US$14,11 miliar, dan pendapatan Alibaba International Digital Commerce Group naik 29% menjadi US$4,51 miliar. Pendapatan Cloud Intelligence Group tumbuh 7% menjadi US$4,22 miliar. (*)






















Comment