FKTPQ Kota Makassar Kecam Keras Aksi Premanisme Tutup Taman Pendikan Alquran (TPA) Alimul Ilmi

Rintho melanjutkan, tindakan yang dilakukan oleh perusahaan mencoreng wajah kemanusiaan dan keberagaman di Kota Makassar.

“Tindakan ini tidak hanya melukai santri dan orang tua mereka. Tetapi juga mencoreng wajah kemanusiaan dan keberagaman kota ini. Kota Makassar adalah kota religius, dan tindakan seperti ini adalah tamparan keras bagi semangat kebersamaan, toleransi, dan penghormatan terhadap lembaga-lembaga pendidikan keagamaan,” serunya.

Oleh karena itu, FKTPQ Kota Makassar menuntut:

1. Penghentian segala bentuk tindakan represif terhadap TPA dan lembaga pendidikan Islam lainnya.

2. Permintaan maaf terbuka dari pihak perusahaan kepada seluruh santri, guru (ustaz/ustazah), dan masyarakat sekitar atau orang tua/ wali santri.

3. Pemulihan hak-hak TPA Alimul Ilmi untuk kembali menjalankan aktivitasnya tanpa gangguan apa pun.

4. Campur tangan Pemerintah Kota Makassar dan Kementerian Agama Kota Makassar untuk menjamin keberlangsungan seluruh Taman pendidikan Alquran (TPA) yang telah terdaftar secara sah**(Takbir)

Comment