
Dailymakassar.id—Makassar. Gerakan Pemuda Nahdliyyin (GPN) Sulawesi Selatan menyatakan pandangannya bahwa Gus Rozin layak dipertimbangkan untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU).
Direktur GPN Sulawesi Selatan, A. Irfandy, mengatakan bila kebutuhan NU terhadap figur yang memiliki kapasitas organisasi, pengalaman, kemampuan komunikasi, serta komitmen terhadap penguatan jam’iyah menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan sosok yang akan mengisi posisi strategis di PBNU.
Menurut A. Irfandy, posisi Sekretaris Jenderal PBNU bukan sekadar jabatan administratif, melainkan salah satu posisi strategis yang membutuhkan kemampuan mengelola organisasi secara efektif, membangun konsolidasi, serta memastikan berbagai agenda besar NU dapat diterjemahkan menjadi program dan kerja organisasi yang konkret.
“Kami melihat Gus Rozin memiliki kapasitas dan pengalaman yang layak mengemban amanah sebagai Sekjen PBNU. Beliau memiliki kemampuan untuk bekerja dalam ruang organisasi yang luas dan kami menilai sosok seperti Gus Rozin patut mendapatkan pertimbangan serius,” ujar A. Irfandy.
Proses penentuan kepemimpinan di lingkungan PBNU idealnya tidak hanya mempertimbangkan aspek kedekatan personal maupun kepentingan kelompok, tetapi juga melihat rekam jejak, kapasitas, integritas, loyalitas terhadap jam’iyah, serta kemampuan seorang figur dalam mengonsolidasikan seluruh elemen Nahdlatul Ulama.
“Bagi kami, Sekjen PBNU harus mampu menjadi penggerak organisasi. Bukan hanya mampu menjalankan administrasi, tetapi juga memiliki kemampuan membangun komunikasi dan konsolidasi dari tingkat pusat hingga ke bawah. Kami melihat Gus Rozin memiliki potensi untuk menjalankan peran strategis tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut, Direktur GPN Sulsel tersebut berharap seluruh proses organisasi yang berkaitan dengan kepemimpinan PBNU dapat berjalan secara berdaulat, bermartabat, bermanfaat dan mengedepankan kepentingan NU dalam jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap Gus Rozin merupakan bentuk aspirasi dan penilaian GPN Sulsel terhadap kapasitas figur yang dinilai memiliki kemampuan untuk berkhidmat lebih luas di lingkungan PBNU.
“Kami berpandangan Gus Rozin layak menjadi Sekjen PBNU. Tentu keputusan akhir merupakan bagian dari mekanisme dan kewenangan organisasi. Yang terpenting, siapa pun yang mendapat amanah nantinya harus mampu membawa NU semakin solid, berdaulat, bermartabat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat dan bangsa,” pungkas A. Irfandy.
Gerakan Pemuda Nahdliyyin Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya kepemimpinan NU yang berintegritas, berkapasitas, dan memiliki orientasi kuat terhadap penguatan organisasi serta kemaslahatan umat**(tbr)





















Comment