
Menjawab Kebutuhan Esensial TBM
Ketua Forum TBM Sulawesi Selatan, Galang Pratama, menilai materi pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan riil di lapangan.
Dirinya mengakui, tata kelola administrasi dan kejelasan struktur organisasi masih menjadi tantangan bagi banyak komunitas.
“Pelatihan ini sangat penting karena masih banyak teman-teman pengelola yang kurang memahami sistem administrasi dan struktur organisasi. Padahal, berkomunitas pun kita harus tertib administrasi agar pengelolaan punya dasar yang jelas,” kata Galang.
Ia juga mengapresiasi materi penyusunan proposal yang diberikan. Menurut Galang, kemampuan menyusun proposal yang baik akan membuka peluang bagi komunitas untuk mengakses berbagai bantuan dan dukungan yang tersedia setiap tahunnya.
Manfaat serupa dirasakan oleh Rifka Azisah Ibrahim, pengelola TBM Umah Finger. Sebagai pengelola pemula, ia merasa pelatihan ini memberikan fondasi yang kuat.
“Melalui pelatihan, kami bisa merancang program kerja yang terukur. Kami mendapat gambaran arah keberlanjutannya ke depan, sekaligus bisa saling membangun jejaring antarkomunitas,” ungkap Rifka.
Perluas Gerakan Lewat Kolaborasi
Andi Bunga menambahkan, perkembangan zaman menuntut gerakan literasi meluas dan tidak hanya berfokus pada anak-anak.
Melalui program “Ceritakan Bukumu”, Gowa Menyala berupaya mendorong masyarakat dewasa kembali berinteraksi dengan buku di tengah derasnya arus informasi media sosial.
“Jika ingin dampak yang lebih luas, Gowa Menyala tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus berkolaborasi dengan TBM yang ada di desa-desa,” tuturnya.
Pelatihan intensif ini membekali peserta dengan keterampilan praktis, mulai dari tata kelola kelembagaan, administrasi, manajemen koleksi, pengelolaan relawan, hingga monitoring dan evaluasi. Peserta juga mempraktikkan langsung penyusunan profil komunitas dan proposal sederhana.
Program Pelatihan Manajemen Komunitas Literasi terlaksana atas kerja sama Gowa Menyala dengan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Program Bantuan Fasilitasi Komunitas Literasi.
Melalui penguatan kapasitas, Gowa Menyala berharap gerakan literasi berbasis kesukarelaan di Sulawesi Selatan terus tumbuh berkelanjutan, membawa semangat untuk menyalakan akal dan budi dari Gowa untuk Indonesia**(tbr)





















Comment