Usai Pelaksanaan Iduladha, DPD JULEHA Makassar Gelar Evaluasi dan Berbagi Pengalaman Lapangan

Usai Pelaksanaan Iduladha, DPD JULEHA Makassar Gelar Evaluasi dan Berbagi Pengalaman Lapangan

Dailymakassar.id—Makassar. Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD JULEHA) Kota Makassar menggelar kegiatan Evaluasi Penyembelihan Iduladha 1447 H di Masjid Amanah Ende, Jalan Timor, Kecamatan Wajo, Ahad (31/05/2026).

Kegiatan rutin setelah pelaksanaan Iduladha ini menjadi wadah evaluasi, pembelajaran, dan penguatan ukhuwah bagi para praktisi juru sembelih halal.

Acara dihadiri puluhan anggota JULEHA dari berbagai kecamatan di Makassar, serta peserta dari luar daerah, termasuk Kabupaten Pinrang.

Dengan mengusung tema “Refleksi, Perbaikan, dan Peningkatan Profesionalisme untuk Penyembelihan yang Syar’i, Aman, dan Berkualitas”, kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan penyembelihan hewan qurban selama Iduladha dan hari-hari Tasyrik.

Selain itu, acara tersebut juga mengidentifikasi berbagai tantangan serta peluang perbaikan di masa mendatang.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Ust. Hatta (Abu Syafa) yang menekankan pentingnya menjaga niat, amanah, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai juru sembelih halal.

Menurutnya, kualitas penyembelihan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga kepatuhan terhadap syariat dan etika pelayanan kepada masyarakat.

Forum evaluasi kemudian dipandu Ketua DPD JULEHA Kota Makassar, Wahyu Munandar. Para peserta berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi yang ditemui selama bertugas di berbagai lokasi penyembelihan.

Sejumlah praktisi turut berbagi pengalaman lapangan. Ust. Abu Furqan menyoroti pentingnya ketajaman bilah sebagai bagian dari penerapan ihsan terhadap hewan qurban.

Sementara itu, Ust. Hamka menekankan pentingnya koordinasi tim dalam penyembelihan skala besar agar proses berjalan aman, tertib, dan efisien.

Dalam sesi lainnya, Ust. Rezky memaparkan penerapan teknik neck control atau Turki Style untuk membantu pengendalian sapi sebelum penyembelihan.

Teknik tersebut dinilai efektif meningkatkan keselamatan petugas, mempercepat penanganan hewan, dan mengurangi tingkat stres pada hewan qurban.

Wahyu Munandar menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia JULEHA.

Menurutnya, budaya belajar dan berbagi pengalaman perlu terus dipelihara agar kompetensi praktisi semakin berkembang.

“Evaluasi ini bukan sekadar membahas kendala saat pelaksanaan qurban, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama, saling menguatkan, dan membangun standar praktik penyembelihan yang lebih baik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Selain forum evaluasi, kegiatan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpraktisi melalui sesi Halal Bihalal.

Melalui kegiatan ini, DPD JULEHA Kota Makassar berharap para anggota terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan sehingga mampu menghadirkan penyembelihan halal yang syar’i, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat**(RM)

Comment