LKC Dompet Dhuafa Sulsel Terima Penghargaan dari Pemkab Pangkep

Keterangan: Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menerima penghargaan untuk kategori Kontribusi dan Sinergisitas Bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep, Selasa (28/12/2021) / foto: Dompet Dhuafa

Dailymakassar.id. PANGKAJENE, SULSEL. Guna sukseskan Percepatan Desa Deklarasi Open Defecation Free (ODF) dan Eliminasi Stunting, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menerima penghargaan untuk kategori Kontribusi dan Sinergisitas Bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep. Penghargaan tersebut diserahkan di Kantor Dinas Kesehatan Pangkep, Paddoang Doangan, Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan, Selasa (28/12/2021).

Penghargaan yang diraih oleh  LKC-Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan sebagai apresiasi atas langkah LKC-DD Sulsel dalam percepatan desa ODF (open defecacy free) di 4 wilayah Kepulauan Kabupaten Pangkep.

Pemberian penghargaan diberikan, saat LKC-Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan diundang pada pertemuan sharing lesson Dinkes Kabupaten Pangkep sekaligus melaporkan program kesehatan LKC Sulsel tahun 2020-2022.

“Hari ini dalam kegiatan meeting sharing lesson bersama dengan enam tenaga sanitarian di enam Puskesmas wilayah Kabupaten Pangkep, kita mendapat penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep. Kita mencoba memberikan pandangan pola intervensi baru terkait dengan kegiatan pemberdayaan kita,” ucap Asdinullah selaku Kepala LKC-DD Sulawesi Selatan.

“Beberapa bulan sebelumnya, kita sudah mendapat perhatian dari puskesmas dan dinas kesehatan, kok bisa ya Dompet Dhuafa melakukan kegiatan, yang diberikan kepada masyarakat berupa pemicuan dengan dana stimulan yang relatif kecil, tapi ada keberhasilan di lapangan. Kuncinya pada pendampingan berkelanjutan. Kita sampaikan pola yang kita lakukan seperti apa, prosesnya bagaimana dan seterusnya,” sambung Asdinullah.

Keterangan: Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menerima penghargaan untuk kategori Kontribusi dan Sinergisitas Bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep, Selasa (28/12/2021) / foto: Dompet Dhuafa

Pada laporan tahunan 2020-2021, LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyampaikan aktivitas program kawasan sehat dengan tujuh indikator kesehatan diantaranya kesehatan ibu dan anak, eliminasi stunting, pengelolaan penyakit menular dan tidak menular, sanitasi yang layak, lingkungan hijau produktif dan sehat mental spiritual, pada empat pulau di Kabupaten Pangkep.

Tahun 2020, LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan sudah membangun 50 jamban dan di 2021 LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan melakukan perluasan wilayah di tiga pulau sehingga total jamban terbangun sebanyak 235. Pembangunan jamban sehat keluarga menjadi salah satu pilar pemenuhan sanitasi yang layak dan percepatan Desa ODF sebagai wujud intervensi sensitif dalam upaya eliminasi stunting.

“Dompet Dhuafa melalui pilar program kesehatan fokus pada upaya pemenuhan akses sanitasi yang layak untuk mendukung upaya kesehatan masyarakat dan wujud intervensi spesifik dalam percepatan eliminasi stunting di Indonesia,” ucap Dr. Yeni Purnamasari, MKM., General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Hj. Herlina, S. Si, Apt, M. Kes., menyampaikan apresiasi kepada LKC-Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan atas keberhasilan aktivitas sanitasi yang telah dilakukan.

“Mari kita belajar terkait dengan yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa, apa tips-tipsnya, apa ilmu, sehingga mereka bisa berhasil dalam waktu yang kurang lebih dua tahun waktu yang cepat dan itu banyak jamban yang terbangun di lapangan,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.

“Kami berterima kasih dan sangat mengapresiasi atas langkah yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa, kita memang harus belajar, kita memang harus keluar dari zona nyaman, kita memang harus mengubah pola kita. Selama ini kita mungkin belum berjuang lebih, mari kita belajar dari Dompet Dhuafa,” lanjut Herlina.

Pertemuan ini dihadiri pula oleh kepala bidang kesehatan lingkungan, kepala seksi kesehatan lingkungan dan enam orang tenaga sanitarian di 6 (enam) Puskesmas di wilayah Kabupaten Pangkep.** (Ril/Ib)

Comment