
Dailymakassar.id – MAKASSAR. Kegiatan Training of Trainer(ToT) pembekalan mengenai program dan kebijakan Kemendikbudristek kepada Koordinator Daerah (Koorda) Pemuda Pelajar Merdeka (PPM) sebagai komunitas binaan Kemendikbudristek dalam rangka mewujudkan komunikasi kebijakan kepada publik sekaligus membangun relasi yang lebih erat dengan komunitas/masyarakat.
Menurut Erwin Tobing, selaku stafsus Kemendikbudristek, mengatakan bahwa, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem. Salah satu program dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah Hak Belajar Tiga Semester di Luar Program Studi.
Program tersebut merupakan amanah dari berbagai regulasi/landasan hukum pendidikan tinggi dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan pendidikan tinggi sebagaimana yang termuat dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, pada Pasal 18.
Melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) mahasiswa memiliki kesempatan untuk 1 (satu) semester atau setara dengan 20 (dua puluh) sks menempuh pembelajaran di luar program studi pada Perguruan Tinggi yang sama dan paling lama 2 (dua) semester atau setara dengan
40 (empat puluh) SKS menempuh pembelajaran pada program studi yang sama di Perguruan Tinggi yang berbeda, pembelajaran pada program studi yang berbeda di Perguruan Tinggi yang berbeda atau pembelajaran di luar Perguruan Tinggi.
Adapun tujuan kegiatan ToT Koordinator Daerah Pemuda Pelajar Merdeka (PPM) ini yaitu mendorong Koordinator Daerah Pemuda Pelajar Merdeka ini terlibat aktif dalam kepedulian perubahan pendidikan, mensosialisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM), memberikan motivasi dan ajakan untuk mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) dan mendampingi mahasiswa mereka yang ingin mendaftar dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM).
Peserta dalam kegiatan ini yaitu perwakilan dari 34 provinsi yang tersebar dari beberapa PTKIN, PTN, Serta PTS yang ada di seluruh Indonesia. Adapun kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yaitu dari hari/ tanggal Rabu s.d. Jumat, 20 s.d. 22 April 2022, kegiatan ini bertempat di
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Depok-Jawa Barat.
Koordinator bidang pendidikan dan penelitian Pemuda Pelajar Merdeka, sekaligus Mahasiswa Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Akmal Ahmad, Menjelaskan bahwa selaku mahasiswa dari perguruan tinggi tentunya berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Kepada Masyarakat dan merasa bahwa, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) ini selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan adanya kegiatan ini di harapkan mahasiswa selalu mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) untuk menjawab tantangan di Perguruan Tinggi yang menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, krmajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat.
Koordinator Nasional Pemuda Pelajar Merdeka (PPM), Rizal Maula, menambahkan bahwa dengan terlaksananya kegiatan ToT Koordinator Daerah Pemuda Pelajar Merdeka (PPM) ini di harapkan PTN, PTKIN, PTS Se-Indonesia ini dapat secara masif mengimpelmentasikan serta mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) karena terobosan ini dapat mempercepat ketercapaian Tri Darma Perguruan Tinggi**(Kaf)






















Comment