by

Wagub Sulsel Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Takalar

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di rapat paripurna DPRD Istimewa Takalar (foto: ist)

Dailymakassar.id – Takalar – Mengenakan pakaian adat Bone, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (ASS), menghadiri rapat paripurna istimewa dalam rangka hari jadi Kabupaten Takalar ke-60 tahun di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, Senin (10/2/2020).

Wagub Sulsel menyampaikan permohonan maaf atas nama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, yang berhalangan hadir di pertemuan ini.

Dihadapan para tamu, ia mengaku dalam sebulan terakhir, 4 kali mengunjungi kabupaten yang dijuluki Butta Panrannuangku ini. Hal itu, sebutnya, dilakukan untuk rapat ‘marathon’. Membahas percepatan pembangunan bendungan pamukkulu.

“Untuk pengabdian kepada masyarakat dan loyalitas memajukan Takalar. Salah satunya, kami rapat dengan camat (terkait Bendungan Pamukkulu). Paling penting, Takalar bisa lebih maju,” jelasnya

Adik dari mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu mengaku, bahwa sejatinya masyarakat Takalar patut berbangg. Ia mengakui jika bendungan ini merupakan salah satu Program Stategis Nasional (PSN) Kementerian PUPR.

“Tidak semua daerah mendapat program strategis nasional. Pembangunan ini beda dengan yang lain, Bendungan Pamukkulu ini dibangun dan langsung bermanfaat untuk masyarakat Takalar sendiri, khususnya petani,” bebernya.

Dalam pembangunan bendungan pamukkulu ini, menurut Andi Sudirman, nantinya memiliki banyak manfaat, seperti menghasilkan listrik dari tenaga air 2,5 MW, 82 juta kubik air, serta bisa menjadi destinasi wisata.

“ini juga bisa bermanfaat untuk pengendali banjir. Jadi infrastruktur ini bukan hanya memperbaiki ekosistem, namun juga perekonomian masyarakat,” terangnya lagi.

Lebih lanjut Andi Sudirman mengatakan, untuk bantuan keuangan daerah saat ini masih bertahap, namun, rencananya program Pemprov Sulsel di Kabupaten Takalar telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 40 Miliar.

Selain itu, Ia membeberkan, bahwa Kabupaten Takalar ada proyeksi perencanaan untuk menjadikan kawasan industri.

Pria yang memperhatikan masalah sosial di masyarakat ini pun menyampaikan, bahwa pihaknya akan mendukung program perencanaan selama itu untuk kemaslahatan masyarakat.

“Dibutuhkan komunikasi yang baik. Kami akan dukung, selama bertujuan baik. (Mengajak) bisa datang ke rujab (Wagub Sulsel). Itu rumah jabatan, bukan rumah minta jabatan. Selalu terbuka, tapi untuk kemaslahatan orang banyak. Tidak boleh ada kepentingan pribadi,” imbuhnya disambut tepuk riuh para tetamu.

Terakhir, dirinya menyampaikan pesan untuk terus bekerjasama dalam membangun Sulawesi Selatan dengan niat yang tulus serta hal yang baik.

Untuk diketahui, Bendungan Pamukkulu berlokasi di desa Kale Ko’Mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara itu merupakan salah satu program stategis nasional (PSN) Kementerian PUPR.

Proyek sempat terhenti dikarenakan masalah lahan selama 2 tahun (600 hari) padahal kontrak proyek merupakan tahun 2018 lalu. Namun akhir di tahun 2019 kembali efektif dikerjakan, hal itu merupakan sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemprov Sulsel serta Pemkab Takalar.

Kehadiran bendungan ini langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Takalar sendiri yang akan men-cover sawah sekitar 6800 hektar. (As)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *