
Dailymakassar.id – MAKASSAR. Mantan vokalis band Payung Teduh, Moh. Istiqamah Djamad atau yang biasa dipanggil dengan Is; sekitar akhir tahun lalu menyeruak kembali ke permukaan dengan entiti baru yakni Pusakata.
Nama Is memang sudah tak asing lagi didunia musik Indonesia. Sebagai pencipta lagu juga, Is dengan Pusakata mulai debutnya dengan menghadirkan karya-karya terbarunya lewat single ‘Doa Pagi Ini’ dan ‘Dunia Batas’. Dua single yang telah dirilisnya ini merupakan rangkaian lagu lagu dari album bertajuk “Mesin Waktu 2020”. Album ini dibuka dengan dirilisnya single ‘Doa Pagi Ini’ yang telah dirilis di tanggal 20 Desember 2020 lalu untuk kemudian dilanjutkan dengan ‘Dunia Batas’ yang dirilis sebulan kemudian yaitu tanggal 20 Januari 2021 kemarin..
Hingga saat ini, November 2021, karya karya Pusakata semakin banyak. Terakhir lagu berjudul ‘Larung‘ dimana Is berduet dengan Fadly Padi.
Selain itu, ada yang unik dari nama Pusaka dengan menggunakan huruf Lontara. Adapun huruf lontara merupakan huruf bagi suku Bugis-Makassar.
Menurut Is, penggunaan huruf lontara hanya untuk sekedar identitas saja.
“Identitas saja,” kata pria kelahiran Makassar tahun 1984 ini, saat dihubungi lewat pesan singkat, Sabtu (6/11/2021).
Menurut Is, penggunaan huruf lontara tersebut agar akar sebagai anak Bugis Makassar tetap melekat.
“Biar roots sebagai anak Bugis Makassar tetap melekat,” kata Is.
“Manna naisseng ki tau ugi e,” pungkas Is. (Ip)






















Comment