Viral! Rumah Tak Layak Huni di Luwu Utara, Ini Kata Tetangganya

Rumah tak layak huni ibu Sanna di Lutra (facebook Sahar)

Dailymakassar.id – LUTRA. Sebuah rumah yang sangat tak layak huni viral di media sosial khususnya di wilayah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Akun Facebook memposting kondisi rumah tersebut dengan menulis sebagai berikut:

Assalamualaikum,,,Buat pemerintah ku hari ini ingat ! ketika engkau mengatakan kami siap membantu bagi masyarakat yg Rumahnya Tidak Layak Huni, Maka hari ini kami menagih janji itu, Masih teringat dgn perkataan pemilik Rumah Gubuk ini”, Nak kalau Malam Hujan biasa na Hujanika….itu kemudian bisah menjadi Acuan Hati Nurani Pemerintah untuk secepatnya mengambil Tindakan….Di #Dusun Polewali Desa Lara kecamatan Baebunta Selatan,” tulis akun Facebook Sahar, yang telah memberi izin dikutip, Sabtu (27/11/2021).

Saat dimintai tanggapannya, Sahar yang merupakan tetangga dari ibu Sanna (nama pemilik rumah tak layak tersebut) mengatakan bahwa ibu Sanna curhat tentang rumahnya yang selalu kehujanan.

“Sebenarnya saat ini Kepala Desa baru di Lara yang belum tahu masalah. Bu Sanna juga akui dulu KTP dan KK nya pernah diminta,” kata Sahar saat dihubungi, Sabtu (27/11/2021) malam.

“Namun saat ini belum ada kejelasan. Padahal kondisi rumah bu Sanna sudah lama sekali begitu,” sambung Sahar.

“Saya posting bukan maksud menyindir pemerintah. Tapi tujuannya agar jadi perhatian oleh pemerintah supaya rumah bu Sanna diperbaiki. Kan ada itu program bedah rumah dari pusat,” pungkas Sahar.

Bagaimana Program Bedah Rumah di Luwu Utara?

Program bedah rumah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Luwu Utara. Bahkan Pemkab Lutra klaim program ini lampaui target.

“Target untuk kegiatan ini di RPJMD sampai 2021 sebanyak 840 unit, ini menunjukkan target sudah dilampaui dan mencapai 200 persen,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Luwu Utara, Syamsul Syair, saat kegiatan Sosialisasi Desa Stimulasi Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu, di tiga desa yang dipusatkan di Kantor Desa Kariango, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (01/09/2020) lalu.

Sementara di tahun 2021 ini, sedikitnya 150 rumah warga di Luwu Utara tahun ini akan dibedah melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Ditjen Perumahan Kementerian PUPR.

Bahkan berdasarkan salah satu media, program ini diklaim berkat aspirasi anggota DPR RI Fraksi Golkar, Muhammad Fauzi.

“Saya masuk komisi V setelah pembahasan anggaran 2021 itu selesai. Tapi meski begitu saya masih bisa bawa sesuatu untuk masyarakat Luwu Utara. Tahun ini ada 150 titik bedah rumah, nilainya itu setiap satu rumah bantuanya sebesar Rp20 juta,” kata Muhammad Fauzi, saat digelar sosialisasi program aspirasi bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Kabupaten Luwu Utara, di aula kantor camat Sukamaju Selatan dan di Gedung pertemuan Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Tanalili. Selasa (14/09/2021). (Ip)

Comment