
Bone – Daily Makassar. Tim Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang dibiayai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025 melalui konrak nomor 080/C3/DT.05.00/PM/2025 dengan tema “Peningkatan Daya Saing Kelompok Usaha Konveksi pada BUMDesa “Sitiroang Deceng” melalui Implementasi Model Reach, Act, Convert, dan Engage (RACE).”
Program ini menjadi wujud komitmen perguruan tinggi untuk membantu masyarakat, yakni BUMDes Sitiroang Deceng dalam pengelolaan media sosial dan platform e-commerce sehingga program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akses teknologi informasi dan digitalisasi entrepreneurship sehingga memperluas jangkauan market baru. Kegiatan PKM berlangsung di Dusun Kampung Baru, Desa Ulo, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone.
Tim pelaksana diketuai oleh Rahmat Riwayat Abadi, S.E., M.M. dari Program Studi Manajemen, dengan anggota Dr. Ir. Ayu Kartini Parawansa, M.P. (Prodi Agribisnis – Universitas Muslim Indonesia), dan Ridfan Rifadly Abadi, S.E., M.M. (Prodi Manajemen). Kegiatan ini diikuti sebanyak 22 orang yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat mulai dari pengelola desa, pengelola bumdes, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa, Desa Ulo yakni Samad Suddin, S.H., yang sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini dalam membantu memajukan Bumdes yang mereka kelola. Kemudian, ketua Bumdes Sitiroang Deceng, yakni Iswandi, S.E., juga berterima kasih dengan adanya kegiatan ini karena mampu mendampingi mitra tentang cara pengelolaan media sosial dan platform ecomerce.

Sebagai bagian dari program, Tim PKM menyerahkan bantuan berupa 2 unit mesin jahit obras dan 1 unit mesin setrika uap kepada Bumdesa Sitiroang Deceng. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan proses produksi, kapasitas produksi, menjaga konsistensi kualitas, serta memperluas peluang pemasaran produk kerajinan.
Dalam sosialisasinya, ketua tim pengabdi mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas aspek produksi dan aspek pemasaran pada BUMDes Sitiroang Deceng dalam mengembangkan potensi usaha, khususnya usaha konveksi yang mereka kelola. Pelaksanaan PKM mencakup dua bentuk kegiatan utama.
Pertama, kegiatan berupa penyediaan alat atau mesin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas agar mencapai kapasitas produksi yang optimal dalam memenuhi permintaan konsumen serta mengurangi secara signifikan proporsi pemuda yang tidak bekerja.
Kedua, kegiatan berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui workshop berupa pelatihan dan pendampingan strategi pemasaran menggunakan model Reach, Act, Convert, dan Engage (RACE) dalam mengembangkan strategi keberlanjutan untuk memastikan bahwa penerapan strategi pemasaran dengan model RACE dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain itu, mendorong dan memastikan mitra agar terus meningkatkan soft skill secara berkala untuk memiliki kemampuan dalam mengelola media sosial sebagai media pemasaran.
Melalui kolaborasi akademik dan partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta dampak langsung ke masyarakat agar mampu menciptakan BUMDes yang berdaya saing. (PAKCAK**)






















Comment