Tim PKM Manajemen FEB UNM Perkuat UMKM Bulukumba, Muh. Yushar: Positioning Produk hingga Integrasi SDGs

Pidato sambutan oleh Dekan FEB UNM (IST)

Daily Makassar, Bulukumba – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP Penugasan Universitas Negeri Makassar (UNM) Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) Pukul 08.00 WITA di Aula Kantor Desa Balleanging, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh Program Studi (Prodi) Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) dengan mengusung judul “Transformasi UMKM Berbasis Science, Art, and Technology untuk Mewujudkan Usaha Berkelanjutan.” Melalui tema tersebut, Prodi Manajemen FEB UNM menekankan pentingnya transformasi dan inovasi pada sektor UMKM agar dapat tumbuh secara berkelanjutan sekaligus berdaya saing dalam konteks lokal, nasional, dan juga internasional.

Pidato sambutan dari Ketua Prodi Manajemen FEB UNM (IST)

Kegiatan pengabdian ini melibatkan delapan tim pengabdian lingkup Prodi Manajemen FEB UNM. Salah satu tim pengabdian adalah yang diketuai oleh Muh. Yushar Mustafa, S.E., M.Sc., dengan anggota antara lain Prof. Dr. Hj. Sitti Hasbiah, M.Si., Dr. Hj. Nurul Fadilah Aswar, S.E., M.M., Ilma Wulansari Hasdiansa, S.E., M.M., serta Dr. Dwi Anugerah Lestari Musa, S.E., M.M. Tim ini menghadirkan fokus kegiatan penyuluhan melalui judul “Strategi Diversifikasi Pasar dan Positioning Produk UMKM Berbasis Potensi Lokal Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba”.

Seperti yang dilansir dari Ketua Tim, Muh. Yushar Mustafa, beberapa penawaran yang dapat dijadikan pedoman yang efektif bagi para pelaku UMKM di Desa Balleanging secara khusus, dan para pelaku UMKM lainnya secara umum.

Tim PKM dari Muh. Yushar Mustafa tengah memberikan penyuluhan (IST)

“Melalui materi penyuluhan yang kami jelaskan di depan para peserta, yang terdiri dari pelaku UMKM dengan ragam latar belakang, kami mencoba menawarkan sejumlah kiat efektif, efisien, serta sejalan dengan tujuan Sustainable Development Growths (SDGs),” terang Yus, sapaan karibnya.

“Kiat tersebut, contohnya efisiensi positioning produk, diharapkan dapat menghasilkan beberapa manfaat strategis yang terintegrasi dengan landasan SDGs, antara lain: (a) No Poverty, yaitu penguatan ekonomi masyarakat desa; (b) Decent Work and Economic Growth, yakni pengembangan UMKM serta penciptaan lapangan kerja; (c) Industry, Innovation, and Infrastructure, yaitu penguatan inovasi dalam pengembangan produk lokal; dan (d) Responsible Consumption and Production, yaitu pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan,” lanjut Yus.

Sementara, kegiatan PKM ini dihadiri ragam pihak, antaranya adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd. M.Si., Ketua Prodi Manajemen FEB UNM, Dr. Anwar, S.E., M.Si., Kepala Desa Balleanging, Kepala Dinas PMD Bulukumba, Guru Besar dan Dosen lingkup Prodi Manajemen FEB UNM, serta para peserta pengabdian yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

Rangkaian kegiatan PKM Prodi Manajemen FEB UNM diakhiri secara hangat dan berkesan. Setelah sesi penutup, acara ditutup dengan foto sekaligus santap siang bersama. Seluruh rangkaian kegiatan menarik minat para peserta PKM, serta terbangun suasana yang sarat kekeluargaan dan sejuk bagi seluruh pihak yang terlibat. (**)

Comment