
Dailymakassar.id—Makassar. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas air bersih.
Melalui program bertajuk “Gerakan Cek Air Bersih: Pelatihan Monitoring Kualitas Air Sederhana untuk Masyarakat”, warga RT 01/RW 02, Kelurahan Sumpang Minangae, Kota Parepare, dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pemeriksaan awal kualitas air secara mandiri.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (24/7) pukul 07.30 WITA diprakarsai oleh mahasiswa KKNT Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
Sebanyak 26 warga mengikuti pelatihan yang berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan praktik langsung.
Pelatihan diawali dengan pengenalan mengenai pentingnya kualitas air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada metode sederhana untuk mengamati kondisi air melalui parameter fisik, seperti warna, bau, dan tingkat kekeruhan.
Warga juga mempraktikkan pengukuran derajat keasaman (pH) menggunakan kertas lakmus universal sebagai langkah awal mendeteksi perubahan kualitas air.
Tidak hanya membahas pemantauan kualitas air, kegiatan ini juga mengangkat pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.
Peserta diberikan pemahaman bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat mencemari lingkungan dan berdampak langsung terhadap kualitas sumber air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketersediaan air bersih.

Salah satu mahasiswa KKNT, Agung Ramadhan Pawallungi menjelaskan bahwa program ini dirancang agar masyarakat mampu mengenali perubahan kualitas air sejak dini dengan cara yang mudah diterapkan.
“Kami ingin memperkenalkan cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk memantau kualitas air di lingkungan sekitar. Harapannya, masyarakat semakin peduli terhadap kondisi sumber air sekaligus menerapkan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kualitas air tetap baik,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Warga aktif mengikuti praktik pemeriksaan air serta berdiskusi mengenai berbagai kondisi sumber air di lingkungan mereka.
Beragam pertanyaan muncul, mulai dari perubahan warna, bau, hingga tingkat kejernihan air yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua RT 01 turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan dapat langsung dipraktikkan oleh masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Kami berharap warga semakin peduli terhadap kualitas air bersih serta lebih bijak dalam mengelola sampah agar lingkungan tetap sehat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT Universitas Hasanuddin berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan meningkatnya kesadaran untuk memantau kualitas air dan menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan kualitas sumber air di Kelurahan Sumpang Minangae tetap terjaga sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan**






















Comment