by

Sidang Sedang Berjalan, Hakim Tegaskan Nurdin Abdullah Terbukti Bersalah

Sidang Nurdin Andullah (tangkapan layar)

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) pada Pengadilan Negeri Makassar menggelar sidang putusan untuk terdakwa Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah hari ini, Senin (29 /11/2021).

Pada persidangan Majelis hakim menegaskan Nurdin Abdullah terbukti bersalah menerima  suap sebagaimana dakwaan jaksa. 

Majelis hakim juga mengungkapkan, unsur menerima hadiah yang diterima Nurdin Abdullah  sah dan terbukti dari Agung Sucipto dan Edy Rahmat berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

“Menimbang, berdasarkan fakta, terdakwa (Nurdin Abdullah)  terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut sebagaimana dalam dakwaan,” kata  Anggota Majelis Hakim dalam putusannya di Pengadilan Tipikor Makassar, Senin (29/11/2021).

Namun sidang oleh majelis hakim kemudian ditunda karena mengingat waktu shalat.

Pembacaan vonis hakim atas perkara suap Nurdin Abdullah akan dibacakan pada sekira pukul 19.30 WIB.

BACA JUGA  Polres Palopo Kembali Gencarkan Patroli, Ini Tujuannya

Sebagai informasi, selain Nurdin Abdullah, mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan Edy Rahmat divonis atas perkara yang sama pada hari ini. Edy Rahmat dijatuhi vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta pada kasus suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah.

Edy pun dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana suap sebagaimana dakwaan jaksa.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Edy Rahmat terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama,” kata Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino dalam putusannya di Pengadilan Tipikor Makassar, Senin (29/11/2021). Adapun sidang putusan terhadap Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat digelar virtual dan ditayangkan secara langsung dari YouTube milik KPK RI. (Ip)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *