PAC Ansor Rappocini Bagikan Sayur Segar ke Lima Panti Asuhan

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor Kecamatan Rapocini menyalurkan ratusan Kilogram sayuran segar ke lima panti asuhan, Kamis (16/12).

Sayuran segar berupa labu siam, sawi, wortel, tomat, terong dan timun ini di datangkan langsung dari desa Kanreapia, Tombolo Pao, kabupaten Gowa.

Dalam kegiatan ini, PAC Ansor Rappocini menggandeng Jamaluddin Dg. Abu, Founder Lembaga Rumah Koran yang juga merupakan petani millenial Kanreapia.

Jamaluddin Dg. Abu menyampaikan apresiasi kepada Ansor Rappocini yang selalu aktif melakukan kegiatan-kegiatan bermanfaat.

“Semoga kerja sama dengan Ansor Rappocini bisa membuka peluang-peluang kerja sama untuk semakin memperkenalkan Kanreapia sebagai desa penghasil sayuran segar yang melimpah,” tambah Jamal yang mendapat julukan ‘Pencerdas Anak Petani dari Gowa’.

“Kami melihat track record Ansor Rappocini selama ini sangat massif melakukan aksi-aksi sosial, sehingga merupakan kebanggaan bagi kami lembaga Rumah Koran dan petani Kanreapia untuk bisa bekerja sama,” urai Jamaluddin yang juga merupakan peraih penghargaan SATU Indonesia Award 2017.

Ketua PAC Ansor Rappocini, Saefuddin Muslimin menyampaikan terima kasih kepada para petani Kanreapia yang telah memberikan bantuan sayuran segar sejak awal pandemi hingga saat ini telah mencapai 65 panti asuhan.

“Kami harapkan target petani untuk menyumbang 100 ton sayuran ke 100 panti asuhan dan 100 pondok pesantren bisa segera terealisasi,” Kata Ketua PAC yang akrab disapa Efu ini.

Lima panti asuhan yang menerima sayuran segar adalah Panti Asuhan Al Muallaf, Panti Asuhan Harapan Mandiri, Panti Asuhan Al Wahhab, Panti Asuhan Raodhatul Jannah, Panti Asuhan Shafamarwah yang semuanya berlokasi di wilayah Kecamatan Rappocini.

Sekedar diketahui, Desa Kanreapia berlokasi di kaki gunung Bawakaraeng, berpanorama indah, dingin dan berkabut. Selain mampu menghasilkan puluhan ton sayur perhari, desa ini juga telah menjelma menjadi pusat studi pertanian dan menjadi lokasi wisata edukasi**(Tbr)

Comment