Lanjutan Konflik Internal PMII Sulsel, Tuntutan Copot Kapolrestabes Makassar dan Kapolsek Rappocini Disuarakan

Lanjutan Konfik Internal PMII Sulsel, Tuntutan Copot Kapolrestabes Makassar dan Kapolsek Rappocini Disuarakan

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kota Makassar bersama PKC PMII Sulsel kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan markas Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (10/6/2022) siang.

Aksi tersebut merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya digelar pada Rabu 8 Juni 2022. Massa aksi menyampaikan tiga tuntutan, diantarannya, mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera mencopot Kapolrestabes Makassar dan Kapolsek Rappocini yang dinilai terlalu jauh terlibat dalam urusan Internal PMII.

Kemudian, mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera memberi klarifikasi terkait keterlibatan Polrestabes Makassar dan Polsek Rappocini yang dianggap bukan menjadi penengah, melainkan menghalangi dan mencekal Ketua PKC PMII Sulsel serta Ketua PC PMII Makassar untuk menyampaikan protes kepada PB PMII.

Massa aksi juga mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera mencopot Kapolres Kabupaten Pangkep atas terjadinya tindakan refresif yang dilakukan oleh oknum kepolisian Polres Pangkep terhadap Kader PMII Pangkep di saat melakukan aksi demonstrasi.

Peristiwa tersebut harus segera ditindaklanjuti, dikarenakan Hal ini berpotensi mencederai nama baik Institusi Kepolisian dan menimbulkan stigma negatif terhadap Polri.

BACA JUGA  Pangdam Hasanuddin Hadiri Pengibaran Bendera Merah Putih dan Pembukaan Gaukang Kerajaan Bajeng ke-77

“Kami mendesak kepada Kapolda Sulawesi Selatan agar persoalan ini segera ditindaklanjuti dan tidak menjadi kebiasaan, kami menyesali seorang Kapolrestabes dan Kapolsek yang seharusnya tidak terlalu jauh terlibat dalam persoalan Internal PMII yang menimbulkan kekecewaan dan stigma negatif terhadap kepolisian dengan adanya kejadian tersebut. Kami juga mengecam atas tindakan refresif yang dilakukan oleh oknum kepolisian Polres Pangkep terhadap Kader PMII Pangkep” ujar Korlap massa aksi, Hariandi.

Ketua PC PMII Makassar, Ma’ruf Pangewa menyampaikan bahwa hal tersebut bersifat sangat sensitif. Jika tidak segera diatasi, dapat menimbulkan persoalan baru di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep.

“Kami datang ke Polda Sulsel untuk mendesak Kapolda Sulsel agar persoalan ini segera di tindaklanjuti, karena jika dibiarkan maka kami akan kembali melakukan aksi demonstrasi dengan massa yang jauh lebih banyak” kata Ma’ruf Pangewa.

Jika pihak kepolisian dalam hal ini, Polda Sulawesi Selatan tidak menangani permasalahan tersebut, maka dipastikan akan ada aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar dari sebelumnya. (Tbr)

Comment