Demonstrasi Terus Tejadi di Kota Palopo Sulsel, Ada Apa?

Aksi demo di Kota Palopo Sulsel

PALOPO, dailymakassar.id – Beberapa hari ini, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) berlangsung unjuk rasa atau demo oleh kelompok Pemuda pemudi yang menamakan diri Forum Kota Palopo Baru (Forkot News).

Aksi unjuk rasa di depan kantor Polres Palopo, Selasa, 19 September 2023 ini, Forkot News mendesak Polres Palopo untuk segera mengusut tuntas kasus adanya dugaan pemalsuan Surat Keterangan (Suket) Palsu yang dilakukan oknum di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo.

Selain tuntutan itu, pendemo juga meminta untuk menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap dua tokoh Tana Luwu yakni Ir HA Mudzakkar MH dan HM Martin Jaya.

Pada aksi sebelumnya ada beberapa tuntutan yang diorasikan.

“Mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas dana revitalisasi Islamic Center sebesar Rp50.042.400.000 yang bersumber dari APBD Kota Palopo tahun anggaran 2021 (multi years-red). Yang kedua mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas terbitnya sertifikat ganda yang diduga telah terjadi kesalahan prosedur dan terjadi tindak pidana pemalsuan dokumen,” teriak salah satu Orator.

“Yang ketiga stop upaya kriminalisasi kepada dua tokoh Tanah Luwu yakni IR. H. Andi Muzakkar dan Bapak H. Martin Jaya. Keempat mendesak Kapolri mencopot Kapolres Palopo, Kasatreskrim Palopo dan Kasat intelkam Palopo,” lanjutnya.

Selanjutnya mendesak mengusut mafia solar dan kasus kasus dugaan korupsi.

“Mendesak Polda Sulsel mengambil alih kasus kasuh yang diduga terjadi tidak pidana korupsi seperti pembangunan menara payung, pembangunan kantor baru DPRD Palopo, pembangunan kawasan road race Palopo, pembangunan terminal Songka, taman kirab, Diklat Pelaut, pengadaan mobil Kelurahan,” teriak orator.

“Dan yang terakhir mendesak Polres Palopo mengusut dugaan surat keterangan palsu (suket) oleh oknum pegawai departemen agama Kota Palopo,” lanjutnya. (ip)

Comment