Ferdinand pun merasa senang bahwa kedua partai tersebut tidak mendapat posisi di kabinet, dan menilai bahwa Prabowo bukan tipe pemimpin yang mudah dijilat.
“Saya malah senang melihat PKS dan NasDem tidak masuk di kabinet. Itu justru menunjukkan Prabowo Subianto bukan tipikal yang bisa dijilat-jilat,” tambahnya.
“Memang ini akan menjadi pelajaran kedepan bagi Partai Politik kalau sudah berada di jalur yang diusung, yah konsisten lah dengan perubahan,” sambung dia.
Ferdinand juga membandingkan PKS dan NasDem dengan PDIP, yang dianggapnya konsisten dengan sikap dan ideologi berkelanjutan, meskipun tidak bergabung dalam koalisi Prabowo.
“Beda dengan PDIP, waktu itu mengusung konsep berkelanjutan, meneruskan yang baik, memperbaiki yang harus diperbaiki,” tukasnya.
Dijelaskan Ferdinand, PDIP tetap memiliki sikap tegas dan tidak berubah seperti NasDem dan PKS.
“Kalau sekarang PDIP ternyata tidak masuk di koalisinya Prabowo, saya yakin bukan karena tidak diinginkan, tapi PDIP yang punya sikap,” imbuhnya.






















Comment