“Alih-alih melakukan tindakan destruktif seperti membakar kota, kita bisa fokus pada membangun kesadaran, mengedukasi, dan memotivasi orang lain untuk bergabung dalam perjuangan yang sama,” pesannya.
Dia menambahkan, dengan membakar semangat akan dapat menciptakan perubahan positif dan membangun masyarakat yang lebih baik.
“Deklarasi ini menunjukkan bahwa kita memiliki kontrol atas tindakan dan menggunakan energi kita untuk kebaikan kota. Termasuk komitmen pemuda lintas agama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.
Doa bersama dan deklarasi diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pemuda lintas agama di Makassar untuk terus menjaga kebersamaan dan membangun masyarakat yang lebih baik.
Kegiatan ditutup dengan ceramah agama dan doa, oleh Dai kondang kota makassar Ustadz Das’ad Latif**(tbr)






















Comment