Video Viral Kapolres Sinjai Memukul Peserta Demo Ternyata Hoax, Dugaan Framing Mulai Muncul

Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran Polres Sinjai itu menuturkan jika sejak pagi dirinya sudah berada di lokasi aksi bersama jajarannya. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan proses penyampaian aspirasi mahasiswa berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Saya sama sekali tidak bermaksud menyakiti adik-adik mahasiswa. Saya masuk ke dalam barisan bukan untuk melakukan kekerasan, tetapi untuk meredakan tensi anggota yang mulai panas. Saya ingin memastikan penyampaian aspirasi berjalan dengan damai,” ungkapnya.

Pantauan sejumlah awak media yang meliput jalannya aksi. Termasuk sejumlah keterangan warga yang sempat ada di lokasi, bahwa tindakan Kapolres Sinjai yang sedang memegang tongkat, justru digunakan untuk menghalau anak buahnya yang sedang terpancing emosi.

Hal inilah yang memperkuat pernyataan Kapolres sinjai. Tidak ditemukan adanya bukti maupun rekaman yang menunjukkan tindakan pemukulan dilakukan oleh AKBP Harry Azhar. Apalagi yang terlihat hanyalah upaya menenangkan dan mengendalikan personel di lapangan,.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Isu pemukulan yang beredar disebut hanya memperkeruh suasana dan mengganggu jalannya proses penyampaian aspirasi yang sebenarnya berlangsung damai.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan publik bisa melihat peristiwa secara jernih. Polisi menegaskan tetap membuka ruang dialog dengan mahasiswa serta siap mengawal setiap aspirasi selama dilakukan secara tertib dan sesuai aturan hukum yang berlaku**(hd)

Comment