
Dailymakassar.id—Makassar. Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar ujian Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026.
Ujian ini diikuti oleh 17.329 peserta di Pusat UTBK UNM, sementara total peminat yang memilih kampus ini menembus angka 30.369 orang.
Plt Rektor UNM, Farida Patittingi, menyatakan bahwa seluruh proses seleksi berjalan lancar dan tertib.
Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran pimpinan memantau langsung lokasi ujian di kampus Gunung Sari, Parangtambung, Tidung, dan Banta-Bantaeng.
“Seluruh pimpinan dan panitia turun langsung. Alhamdulillah, semua sektor yang kami tinjau berjalan tertib,” ujar Farida pada Senin (21/4/2026).
Jumlah peserta UTBK di UNM tahun ini melonjak tajam dibanding dua tahun terakhir.
Pada 2024 tercatat 13.958 peserta dan naik menjadi 14.835 peserta pada 2025. Terjadi pertumbuhan sebesar 24,15 persen dalam periode tersebut.
Pada jalur SNBT 2026 ini, UNM menyediakan daya tampung sebanyak 5.223 kursi. Angka ini mencakup 44,44 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru.
“Tingkat keketatan seleksi mencapai 17,20 persen. Artinya, dari 100 pelamar hanya sekitar 17 orang yang diterima,” jelas Farida.
Beberapa program studi yang paling diburu pendaftar antara lain:
Manajemen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Akuntansi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Psikologi
Administrasi Kesehatan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
Untuk mendukung kelancaran ujian yang terbagi dalam 16 sesi ini, UNM menyiapkan 22 lokasi dengan 48 ruang ujian. Kapasitas komputer yang disediakan mencapai 1.092 unit per sesi.
Pengamanan ujian melibatkan ribuan personel, yang terdiri dari:
25 pengawas umum
508 pengawas lokasi
875 pengawas ruangan
1.001 teknisi IT
UNM juga mengantisipasi kecurangan teknologi secara ketat. Kampus memasang kamera pengawas (CCTV) serta alat pengacak sinyal (jammer) di area ujian.
“Pengawas bekerja profesional dan objektif. Tidak ada ruang untuk pelanggaran,” tegasnya.
UNM juga memberikan fasilitas ramah disabilitas. Tahun ini, delapan peserta berkebutuhan khusus mengikuti ujian dengan didampingi pengawas dari bidang pendidikan luar biasa.
Sebelumnya pada jalur prestasi (SNBP), UNM telah menerima 3.830 mahasiswa baru. Capaian ini menempatkan UNM di peringkat keempat nasional untuk kategori perguruan tinggi negeri (PTN) akademik.
Selain itu, UNM menjadi salah satu penerima mahasiswa program KIP-Kuliah terbesar di Indonesia dengan kuota 1.516 orang pada 2026.
“Ini membuktikan UNM menjadi pilihan utama sekaligus berkomitmen membuka ruang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang,” tutup Farida**(Tbr)






















Comment