Keren, Siswa SMKN 2 Makassar Raih Predikat Duta Remaja Sosmed di Pemilihan Duta Remaja Sulsel 2022

Alhamdulillah, waktu masuk 20 besar di ajang Pemilihan Duta Remaja Sulsel 2022, saya berhasil meraih predikat Duta Remaja Sosmed. Bangga juga kak, ternyata Siswa SMKN 2 Makassar bisa juga berbicara di kompetisi itu,” katanya dengan antusias

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Ada yang menarik di kontestasi Duta Remaja Sulawesi Selatan 2022 yang berlangsung di Grand Hotel beberapa waktu lalu. Dari sekian banyak peserta, salah satunya adalah Muh. Arjun Asri adalah pelajar kelas 12 Semester Satu SMKN 2 Makassar.

Juna sapaan akrabnya, termasuk bintang kelas dengan meraih peringkat satu jurusan Teknik Pengelasan. Ia juga aktif di sekolahnya sebagai anggota Paskib dan OSIS. Di keanggotaan OSIS, Juna sebagai Ketua Bidang Media Komunikasi dan di Paskib sebagai anggota Divisi Kesekretariatan.

Dengan berbekal pengalaman organisasi dan bintang kelas di sekolahnya itu, Juna mendapat amanah sebagai Duta dari SMKN 2 Makassar di ajang Pemilihan Duta Remaja Sulsel 2022. Ia pun berhasil tembus masuk tahapan karantina dan meraih predikat sebagai Duta Remaja Sosmed.

“Alhamdulillah, waktu masuk top 10 di ajang Pemilihan Duta Remaja Sulsel 2022, saya berhasil meraih predikat Duta Remaja Sosmed. Bangga juga kak, ternyata Siswa SMKN 2 Makassar bisa juga berbicara di kompetisi itu,” katanya dengan antusias.

Kemampuan Juna semakin terpoles saat masuk karantina, karena di tahapan itu para peserta diberi bekal bagaimana menginspirasi remaja lainnya, bertutur kata dan berprilaku yang baik, menghormati orang yang lebih tua, lebih giat beraktifitas, berkarya, serta berinovasi.

“Semua yang diajarkan itu, diaplikasikan bukan hanya saat berlangsungnya kompetisi. Tapi juga saat berada di tengah masyarakat,” lanjut Juna.

Di penghujung pertemuan bersama awak media Dailymakassar, Juna memberikan pesan kepada kaum muda agar berguna di masa datang dan menjadi aset penerus bangsa.

“Ada pesan yang selalu saya pegang bahwa, terimalah kekurangan dan kelebihanmu dan jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Sebagai anak sekolah, kita harus disiplin waktu, karena waktu tidak dapat di beli dengan uang. Meraih sebuah prestasi itu tidak instan, seperti membalikkan telapak tangan saja. Namun membutuhkan proses yang lama dan kerja keras. Setelah bekerja keras, jangan lupa berdoa kepada Sang Pencipta, Allah SWT,” tutup Juna yang gemar olah raga bulu tangksi**(RM)

Comment