
MAKASSAR – Dua tahun setelah era Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman meratakan tanah Stadion Mattoanging, pembangunan kembali oleh Pemprov Sulsel hingga saat ini belum terlaksana. Diketahui, masa jabatan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman tersisa kurang dari setahun lagi.
Anggaran Stadion Akan dialihkan Untuk Utang Pemprov Sulsel
Guna menutup utang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, anggaran pembangunan stadion Mattoangin Makassar terancam diambil. Senin (31/10/2022).
Anggota Banggar DPRD Sulsel yang juga Ketua Fraksi NasDem, Ady Ansar mengatakan, dana bagi hasil ke kabupaten kota ini sudah sangat jelas diatur di dalam Undang-undang. Olehnya itu, persoalan ini harus diselesaikan oleh pihak pemprov.
“Persoalan ini sebenarnya terjadi tiap tahun, dan tahun ini akumulasinya. Banyak yang belum terbayarkan, sehingga menumpuk dan tahun ini puncaknya. Makanya hasil evaluasi Kemendagri mewajibkan Pemprov Sulsel untuk menuntaskan. Paling tidak kita upayakan sama dengan tahun sebelumnya. Karena memang tidak bisa juga tuntas 100 persen tahun ini,” kata Ady Ansar, dilansir dari inikata.
“Karena kita melihat prosesnya (pembangunan Stadion Mattoanging) sekarang juga tidak kelar-kelar,
sehingga seperti drama Korea ini. Jadi jika sampai bulan November ini tidak ada juga kepastian, maka otomatis anggarannya yang Rp66 miliar itu pasti akan digunakan untuk hal lain seperti pembayaran dana bagi hasil,” ujarnya.
Anggota DPRD Sulsel lainnya, Usman Lonta dari Fraksi PAN menambahkan bahwa anggaran stadion akan dialihkan jika pembangunan tidak terealisasi tahun ini. Sebab, jika itu tidak dilakukan, maka anggaran tersebut akan menjadi Silpa. Sementara, ada hal yang mendesak untuk segera diselesaikan, yakni pembayaran bagi dana hasil.
“Dari pada anggaran yang sudah disiapkan senilai Rp66 miliar untuk pembangunan Stadion Mattoanging menjadi Silpa tahun ini, lebih kita gunakan untuk hal yang lebih mendesak. Karena ini merupakan hasil evaluasi dari Kemendagri,” katanya, masih dilansir dari inikata.
Gubernur Sulsel Tolak Anggaran Mattoanging dialihkan Ke Stadion Barombong atau Pare pare
Anggota DPRD Sulsel lainnya mengungkap, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) menolak usulan agar anggaran proyek Stadion Mattoanging senilai Rp 66 miliar dialihkan ke Stadion Gelora BJ Habibie Parepare dan Stadion Barombong. ASS disebut optimis melanjutkan dan merealisasikan dana Mattoanging meski masa pengerjaan mepet tahun ini.
“Pak Gubernur berkomitmen untuk tetap melanjutkan pembangunan Stadion (Mattoanging), sehingga beliau sampaikan anggarannya jangan sampai dialihkan atau dialokasikan ke tempat lain dulu,” ucap Ketua Komisi E DPRD Sulsel Rahman Pina, Selasa (27/9/2022), dilansir dari detik.
Hal tersebut dikatakan Rahman Pina usai bertemu ASS di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (27/9/2022).
Saat Paripurna
Sebelumnya diketahui, Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menegaskan akan mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk melakukan pembangunan Stadion Mattoanging. Proyek strategis Pemprov itu disebut akan dibangun jika status hukum lahan yang tengah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Makassar sudah jelas.
“Jika sudah ada kejelasan hukum, pembangunan akan dilaksanakan seusai aturan atau regulasi yang berlaku serta memperhatikan keuangan daerah dan rentang waktu yang tersedia,” ujar Sekretaris Daerah Sulsel Abdul Hayat Gani saat membacakan jawaban Gubernur saat rapat paripurna di DPRD Sulsel, Senin (31/10/2022), dilansir dari detik.
Penjelasan tersebut diberikan Pemprov Sulsel untuk menjawab pertanyaan dari Fraksi Golkar, PPP PAN dan Demokrat dalam rapat paripurna sebelumnya pada Sabtu (28/10/2022). Ketiga fraksi tersebut sebelumnya mempertanyakan komitmen Pemprov Sulsel melanjutkan pembangunan Stadion Mattoanging.
Sementara Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel Irfan AB mengaku pesimis pembangunan Stadion Mattoanging akan terealisasi pada tahun ini. Meskipun Pemprov ngotot untuk tetap memasukkan anggaran proyek Mattoanging dalam APBD Perubahan 2022. Ini lantaran waktu pengerjaan tersisa dua bulan.
“Saya pesimis ya, waktu sudah sangat singkat,” ujar Irfan saat ditemui usai rapat. [ip]






















Comment