
MAKASSAR — Aksi sekelompok mahasiswa Papua yang mengibarkan tiga bendera bintang kejora di asrama mahasiswa Papua di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengundang kemarahan sekelompok massa.
Dari pantauan awak media di lokasi, sejumlah orang tampak mengepung asrama mahasiswa Papua untuk menangkap dan mengambil bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM), Kamis (4/7) sekitar pukul 23.00 WITA.
“Ambil barang buktinya komandan, ada di dalam itu, bendera OPM,” kata koordinator aksi yang diketahui bernama Adhi.
Adhi menegaskan siapapun yang mengibarkan bendera bintang kejora harus melawan rakyat, karena tidak ada bendera yang berkibar selain merah putih.
“Tiga bendera bintang kejora berkibar yang diviralkan di Tiktok dan mengatasnamakan Organisasi Papua (OPM) Makassar, kalau itu tidak ditemukan satu saja diantara tiga bendera tersebut, maka kami akan bermalam di sini,” tegasnya.
Pihak kepolisian pun langsung mengadakan pengamanan agar kelompok massa itu melakukan aksi anarkis.
Setelah mengepung asrama mahasiswa Papua tersebut selama hampir dua jam, Jumat (5/7) sekitar pukul 01.20 WITA, massa kemudian meninggalkan lokasi.
Mereka mengancam akan kembali hingga para mahasiswa yang mengibarkan bendera OPM ditangkap.
Meski demikian, pihak kepolisian yang berada di lokasi enggan memberikan keterangan terkait aksi pengepungan asrama mahasiswa Papua yang diduga mengibarkan bendera OPM hingga viral di media sosial. (*)





















