
Dailymakassar.id – Makassar – Pasangan Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Fatmawati Rusdi siap menjawab keresahan para guru kontrak dan guru mengaji terhadap insentif mereka yang terlupakan oleh pemerintah.
Keterangan: Mohammad Ramdhan ‘Danny’ saat meggelar kampanye pertamanya di Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kamis (1/10/2020).
Hal tersebut disampaikan Danny saat meggelar kampanye pertamanya di Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kamis (1/10/2020).
“Untuk itu, kita akan buatkan kartu khusus untuk guru kontrak, guru mengaji, pemandi jenazah, guru Sekolah Minggu. Insya Allah, mereka semua akan terima insentif bulanan,” jelas mantan Wali Kota Makassar periode 2014-2019 itu.
Selain itu, Danny kembali menegaskan, jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar menembus 2 triliun, maka, dipastikan peningkatan kesejahteraan kepada tenaga pendidik tersebut.
“Doakan kalau kita dapatkan 2 triliun PAD pasti saya akan tambah. Ingat ki’, di pemerintahan saya kurang korupsi. Jadi uang hanya fokuskan untuk masyarakat,” ungkap.
Bahkan, sang arsitek dengan segudang prestasi itu sangat prihatin terhadap nasib RT/RW yang bertambah kabur. Dengan akumulasi kemunduran-kemunduran tersebut semakin memantapkan Danny untuk memutuskan maju satu kali lagi.
“Keluhan-keluhan seperti inilah yang membuat saya semakin terpanggil berbuat untuk rakyat,” ungkapnya.
Danny mengatakan, di visi 2020/2024 nanti program perkuatan keimanan ummat termasuk yang priotitas.
“Intinya dalam Islam mengaji itu membentuk karakter generasi, bukan hanya mengaji, tapi belajar tafsir,” tegasnya.
Menanggapi keputusan Danny, salah satu guru kontrak Ibu Fajrin yang mengabdi di SD Impres Layang mengakui tidak akan berpaling ke kandidat lagi.
“Sudah lama ditunggu ki’ pak, kami yakin pak Danny sangat care ini, bisa menangani problem yang ada, termasuk kepada nasib guru, dimana insentif guru kontrak selalu terlambat diterima,” keluh Fajrin.
Di sisi lain, Syahrul yang merupakan salah satu guru mengaji di Bunga Eja Beru juga menyampaikan bahwa dirinya merasa banyak kemunduran sejak bukan lagi Danny Wali Kota Makassar.
“Bayangkan dua lebaran sudah tidak ada insentif teman-teman diperhatikan. Semoga ke depan guru mengaji lebih diperhatikan karena mereka ini pendidik generasi muda dan mendidik umat,” pungkas Syahrul di hadapan kandidat nomor urut 1 yang berpasangan dengan Fatmawati Rusdi. [As]






















Comment