
Dailymakassar.id—Makassar. Ikatan Dai Sulawesi Selatan (IKDA Sulsel) Cabang Makassar melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar di Kantor MUI Kota Makassar, Senin (1/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua MUI Kota Makassar AG. Dr. K.H. Baharuddin H.S., M.A., Bendahara Umum MUI Kota Makassar H.M. Yunus, serta Dr. Sabir yang bertindak sebagai moderator.
Dari pihak IKDA Sulsel Cabang Makassar hadir Ketua Umum ustaz Dedi Gunawan Saputra, M.M., M.Pd., Wakil Sekretaris I dan II, Wakil Bendahara I, serta sejumlah pengurus organisasi.
Audiensi bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melakukan koordinasi dan mengundang MUI Kota Makassar untuk menghadiri Pelantikan IKDA Sulsel Cabang Makassar yang dirangkaikan dengan Konferensi Dai se-Makassar.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Ahad, 21 Juni 2026, di Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar.
Ketua Umum IKDA Sulsel Cabang Makassar, ustaz Dedi Gunawan Saputra, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan MUI Kota Makassar.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada MUI Kota Makassar yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan dan antusiasme,” ungkapnya.
“Kami berharap sinergi yang telah terbangun ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Kami berharap pula agar MUI Kota Makassar melibatkan IKDA Sulsel Cabang Makassar dalam agenda keagamaan dan kegiatan keumatan,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, ustaz Dedi juga memperkenalkan visi IKDA Sulsel Cabang Makassar, yakni menjadi pusat pemberdayaan dai profesional yang berjiwa entrepreneur, unggul dalam literasi digital, dan berbasis kearifan lokal untuk kemaslahatan umat di Kota Makassar.
Sebagai organisasi yang berfokus pada pengembangan kapasitas dai, IKDA Sulsel Cabang Makassar mengusung tiga pilar utama, yaitu kewirausahaan, literasi digital, dan kearifan lokal.
Ketiga pilar tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menghadirkan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan masyarakat setempat.
Selain itu, IKDA Sulsel Cabang Makassar memiliki empat bidang utama, yakni Bidang Ekonomi dan Usaha Kreatif, Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga, Bidang Media dan Humas, serta Bidang Dakwah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Keempat bidang tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya dai yang profesional, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dakwah di era digital.
Ketua MUI Kota Makassar, AG. Dr. K.H. Baharuddin H.S., M.A., menyambut baik kehadiran dan inisiatif IKDA Sulsel Cabang Makassar dalam memperkuat jaringan dakwah di Kota Makassar.
“Kami berharap IKDA Sulsel Cabang Makassar dapat menjadi mitra strategis dalam membangun umat melalui dakwah yang menyejukkan, edukatif, dan memberikan solusi bagi masyarakat. Perkuat pula dengan memperbanyak ilmu agar dai kaya dengan khazanah perbandingan ilmu dan pemikiran, serta perlu memperhatikan disiplin waktu karena waktu begitu penting dan berharga,” pesannya.
Sementara itu, Bendahara Umum MUI Kota Makassar, H.M. Yunus, menyoroti pentingnya penguatan aspek ekonomi bagi para dai.
“Mengenai aspek ekonomi dan kewirausahaan, sangat tepat jika dimaksimalkan di IKDA Sulsel Cabang Makassar ini, apalagi salah satu pilar IKDA adalah kewirausahaan, agar dakwah juga lebih maksimal. Selain itu, dai perlu menyampaikan dakwah yang singkat, padat, dan jelas,” tuturnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara MUI Kota Makassar dan IKDA Sulsel Cabang Makassar dalam mengembangkan dakwah yang adaptif, profesional, serta berorientasi pada pemberdayaan umat**(Tbr)






















Comment