NU Peduli Banjir Makassar Salurkan Makanan, Selimut, dan Air Minum

Dari data yang diperoleh, saat ini lebih dari 300 jiwa warga perumahan Bukamata dan perumahan Kodam 3, yang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, Banom NU terus bergerak membantu korban banjir berupa makanan, selimut, dan air minum

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Tingginya curah hujan yang terjadi di kota Makassar ini, mengakibatkan di beberapa titik terjadi genangan air atau banjir.

NU Peduli Siaga Bencana terus memantau perkembangan di beberapa titik siaga banjir melalui kader kader NU hingga tingkat ranting, salah satunya di Kecamatan Biringkanaya.

Ketua LPBI Taufik Manji saat ditemui di salah satu lokasi posko pengungsian korban banjir Paccerakkan Kecamatan Biringkanaya mengungkapkan, saat ini lebih dari 300 orang yang mengungsi dan menginap di Masjid Grand Rahmani, Selasa (07/12/2021)

“Dari data yang kami peroleh saat ini lebih dari 300 jiwa warga perumahan Bukamata dan perumahan Kodam 3, yang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, kami terus bergerak bersama Banom NU lainnya untuk membantu saudara kita. Sejak pagi tadi kita fokus bentuk bantuan yang kami berikan korban berupa makanan, selimut, dan air minum,” ungkapnya.

Di lain sisi, Ketua Nu Care lazisnu Makassar Supriadi mengatakan, sebanyak 300 box makan malam telah didistribusikan langsung kepada para pengungsi.

“Malam ini kita bagikan makan malam sekitar 300 box untuk para pengungsi dan beberapa relawan di posko Masjid Kompleks Grand Rahmani Biringkanaya, serta evakuasi di Kelurahan Bangkala dan Batua Kecamatan Manggala. Terima kasih kepada semua yang terlibat ikut ambil bagian bersedekah untuk kemanusiaan korban banjir,” pungkasnya.

Diketahui saat turun ke lapangan, Tim NU Peduli didampingi langsung oleh Ketua PAC Ansor, Anas Mustafa dan Pengurus MWC Biringkanaya menyasar warga yang belum makan malam.

“Kami Ansor Banser PAC Biringkanaya berterima kasih kepada NU Care Lazisnu telah sigap membantu para pengungsi dalam hal ini bantuan makan malamnya, kolaborasi seperti ini kiranya dapat meringankan musibah yang dialami para pengungsi korban banjir,” tutup Anas Mustafa**(Tbr)

Comment