
dailymakassar.id – MAKASSAR. Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Kota Makassar menggelar Dialog Kebudayaan dalam rangka menyambut Harlah Ke-96 NU 31 Januari 2022 dengan mengangkat tema “Mengantisipasi Punahnya Budaya Lokal Di Era Digital” bertempat di Hotel JTree Kawasan Panakkukang, Sabtu (29/01/2022)
Sekretariat Lesbumi, Ali Fauzi menegaskan budaya-budaya lokal pada hari ini telah tergeser keberadaannya akibat pengaruh kemajuan teknologi.
“Kemajuan teknologi dengan segala kecanggihannya di era digital sekarang, telah menggeser banyak kebiasaan masyarakat dalam interaksi sosial sehari-hari dan ini tentu sangat mempengaruhi potensi hilangnya budaya-budaya lokal kita, sehingga Lesbumi Kota Makassar merasa perlu mengangkat tema tentang menjaga kebudayaan lokal kita” tegas Sekretaris Lesbumi Kota Makassar Ali Fauzi Mahmuda.

Disamping itu narasumber dari Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas menjelaskan dalam melestarikan khazanah kebudayaan pemerintah kota makassar menetapkan hari kebudayaan
“Untuk melestarikan khazanah budaya-budaya lokal sebagai sumber kekuatan daerah maka Pemerintah Kota Makassar menetapkan tanggal 1 April 2019 menjadi hari Kebudayaan, ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar Andi Herfida Attas.
“Yang menarik dari acara dialog ini adalah karena MC yang memandu acara adalah passinrili, ini bentuk penghargaan terhadap budaya di era modern” ujar Kadis Kebudayaan Kota Makassar dan akan menjadikannya sebagai tradisi diacara-acara formal.
Narasumber lainnya yang hadir adalah Rahmat Taqwa Quraish Anggota DPRD Kota Makassar, Dr. Syamsul Rijal Ad’han Pemerhati Budaya yang juga Ketua LTN NU Sulawesi Selatan dan Rijal Jamal Conten Creator youtuber.
Peserta yang diundang hadir adalah pengurus cabang, lembaga, lajnah, badan otonom, MWC NU dan beberapa utusan perwakilan organisasi kepemudaan di Kota Makassar, ujar Andi Sada Potto.
Hadir dari PCNU Kota Makassar Usman Sofian, Makkatutu, Ibrahim Usman, dari Pengurus Lembaga Ketua Lesbumi Makassar Rifqi Nur Mukhtar, Ketua Lazisnu Makassar Supriadi, Badan Otonom Ansor Kasatkorcab Banser Makassar Haryono, Ketua IPNU Makassar Rinaldi Syamsuddin, Ketua IPPNU Makassar Nur Anisa dan kader-kader NU Kota Makassar. (Tbr)






















Comment