Reses Rapsel Ali di Makassar, Kunjungi Monumen Korban 40.000 Jiwa dan Rumah Qur’an Jumpandang Plan

“Rumah Qur’an sama dengan TPA adalah sarana untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur’an sejak usia dini, memberikan pemahaman dasar-dasar dinul Islam pada anak-anak, dan pembentukan awal akhlak (budi pekerti). Ini sangat penting, karena ilmu tanpa akhlak tidak akan bermanfaat. Dan ilmu yang tidak disertai jiwa yang bersih dan suci akan menjadi hujjah keburukan atas pemiliknya,” pungkas Rapsel Ali

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2021-2022, Anggota Komisi VI DPR-RI dari Fraksi Nasdem Muhammad Rapsel Ali melakukan kunjungan ke Dapil Sulsel I.

Hari Senin (21/2) M. Rapsel Ali yang kerap disapa MRA bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Bontoala dan Komunitas Harle (H. Arifuddin Lewa) bertempat di Monumen Korban 40.000 Jiwa, Makassar.

Komunitas Harle adalah relawan pemilih MRA saat Pileg lalu. Pada kesempatan tersebut, hadir pula Lurah Bontoala, tokoh masyarakat, dan kelompok milineal.

H. Arifuddin Lewa yang dikenal dengan Ustaz Harle merupakan salah satu Staf Ahli dari MRA dan bertindak selaku moderator dalam pertemuan itu. Berturut-turut sambutan dari Lurah Bontoala kemudian MRA, dan ditutup oleh dialog langsung dengan masyarakat.

Ada beberapa usulan yang diserap dalam dialog tersebut. Terutama masalah kelangkaan minyak goreng yang dialami masyarakat. Ada pula usulan untuk bantuan baju bola dari kalangan milineal dan juga baju senam kalangan ibu-ibu Komunitas Harle.

“Terima kasih atas kepercayaan ta semua memilih saya. Inshaa Allah apa yang menjadi harapan ta, kami akan segera tindak lanjuti,” balasnya menanggapi usulan warga.

Setelah dari Monumen Korban 40.000 Jiwa, MRA bersilaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo di Warkop 191 jalan Pongtiku. Di sana hadir pula Kapolsek Tallo, Camat Tallo, Lurah Kalukuang, Ketua LPM, RT/RW, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutan Lurah Kalukuang, Camat Tallo, dan Kapolsek Tallo, masing-masing melaporkan kondisi aktual yang dialami warganya, antara lain: Masalah genangan air di beberapa titik akibat hujan, destinasi wisata Mangara Bombang (Marbo), vaksinasi, dan tawuran warga.

“Kami berharap ada CCTV di beberapa titik rawan tawuran antarwarga. Agar kontrol dan pengawasan bisa terjangkau setiap saat,” ujar Alamsyah Sahabuddin, Camat Tallo yang baru saja dilantik beberapa bulan lalu.

MRA menanggapi apa yang diutarakan oleh Camat Tallo dan berupaya sampaikan langsung kepada Wali Kota Makassar. Menurut jadwal Selasa (22/2), Rapsel Ali akan bersilaturahmi dengan Wali Kota Makassar.

“Inshaa Allah masalah CCTV ini, hari Selasa akan kami sampaikan ke Pak Wali Kota Makassar sebagai upaya preventif tawuran warga,” urainya.

Kunjugan MRA berakhir di Rumah Qur’an Jumpandang Plan (JPL) jalan Ade Irma Nasution Blok E/8. Di sana disambut oleh Lurah Ujung Pandang Baru Andi Muthmainnah, RT/RW, Ketua LPM, Babinsa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Menurut Ketua Mandalika Racing Team Indonesia sekaligus Presiden Pertamina Mandalika SAG Team bahwa Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) atau Rumah Quran salah satu perannya adalah membentuk akhlak (budi pekerti) pada usia dini. Oleh karenanya perlu didukung agar kelak menghasilkan generasi muda yang berilmu dan berakhlak Al-Quran.

“Rumah Qur’an sama dengan TPA adalah sarana untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur’an sejak usia dini, memberikan pemahaman dasar-dasar dinul Islam pada anak-anak, dan pembentukan awal akhlak (budi pekerti). Ini sangat penting, karena ilmu tanpa akhlak tidak akan bermanfaat. Dan ilmu yang tidak disertai jiwa yang bersih dan suci akan menjadi hujjah keburukan atas pemiliknya,” pungkas Rapsel Ali.

Sekedar diketahui, MRA setiap kunjungan ke dapilnya, sering memberikan bantuan pembangunan Masjid, pesantren, dan sarana pendidikan Islam**(RM)

Comment