“Kami dari pemerintah kota Makassar saat ini gencar dengan program ‘Jagai Anakta’ yang selaras dengan program NU Care Lazisnu mendirikan Taman Pendidikan Alqur’an Alimul Ilmi yang bukan sekedar mendirikan, tapi merawat dan mengembangkan,” jelasnya
Dailymakassar.id – MAKASSAR. NU Care Lazisnu Makassar di bulan Ramadan ini terus menjalin kehangatan bersama masyarakat kota Makassar khususnya warga Maccini Sombala.
Dalam hal ini NU Care Lazisnu Makassar gelar buka puasa bersama warga Maccini Sombala, santri dan santriwati Taman Pendikan Quran (TPQ) Alimul Ilmi, tokoh masyarakat serta pemerintah setempat di jalan Deppasawi Dalam, Minggu (10/4).
Buka puasa bersama diisi oleh penampilan santri dan santriwati Alimul Ilmi dan ceramah agama yang dibawakan oleh Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Ustaz Jusman Karim yang juga sebagai Imam Mamajang.
Lurah Maccini Sombala, Saddam Musna mengapresiasi kepeduliaan Lazisnu Makassar dengan program Peduli Anak “NU Care Pendidikan” yang selaras dengan program pemerintah kota Makassar.
“Kami dari pemerintah kota Makassar saat ini gencar dengan program ‘Jagai Anakta’ yang selaras dengan program NU Care Lazisnu mendirikan Taman Pendidikan Alqur’an Alimul Ilmi yang bukan sekedar mendirikan, tapi merawat dan mengembangkan,” jelasnya.
“Betul-betul membackup sarana dan prasarananya di mana tempat ini awalnya adalah tempat sampah menjadi tempat yang lebih produktif. Kami atas nama pemerintah mengucapkan banyak terima kasih kepada Nahdlatul Ulama yang memilih pilot project di wilayah kami,” ungkapnya.
Muhammad Taufik Manager Fundrishing Nu Care Lazisnu, terharu atas antusias perkembangan anak santri yang telah dibentuk oleh NU Care Lazisnu.
“Saya terharu melihat perkembangan TPQ Alimul Ilmi yang dibina oleh NU Care Lazisnu Makassar. Santrinya banyak dan saling support bekerja sama dengan masyarakat setempat. Semoga program ini dapat berkesinambungan ke wilayah lain,” pungkasnya.
Diketahui dalam buka puasa bersama hadir diantaranya Pimpinan Cabang GP Ansor Makassar, Ketua PAC Ansor Tamalate, Lurah Maccini Sombala, Babinsa Tamalate dan tokoh masyarakat setempat**(Tbr)






















Comment