by

Walaupun KPU RI Tetapkan Tahapan Pilkada Mulai 15 Juni, KPU Makassar Masih Menunggu Peraturan PKPU

KPU (ilustrasi)

Dailymakassar.id – Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, menyebut pihaknya saat ini masih menunggu peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) tahapan dari KPU RI.

Hal tersebut usai disampaiakan Komisioner KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar setelah adanya hasil rapat dengar pendapat di Komisi II DPR RI bersama KPU dan Bawaslu terkait penerapan tahapan pilkada serentak 2020.


Sementara KPU RI memutuskan, Pilkada Serentak akan digelar pada 9 Desember 2020, dengan tahapannya akan mulai berlangsung pada tanggal 15 Juni 2020.

“Biasanya kalau RDP itu ada hasilnya, nah hasilnya itu sebagai dasar pengambilan kebijakan, apalagi sudah disepakati, oleh karena itu kami menunggu PKPU tahapan yang baru keluar” jelas Gunawan. Kamis (28/5/2020).

Namun, Gunawan mengatakan bahwa PKPU Tahapan nantinya yang akan menjadi landasan KPU Makassar dalam menjalankan tahapan Pilkada serentak tersebut.

“Kami sudah dapat informasi dari KPU RI bahwa tahapan mulai tanggal 15 Juni ini, tapi kita menunggu dulu PKPU Tahapan sembari mengambil ancang-ancang memang”, beber Gunawan.

Selain itu, Gubawan menegaskan, saat ini KPU Makassar tengah melakukan komunikasi dengan penyelenggara Adhoc yang sebelumnya di nonaktifkan karena masa pandemi Covid-19.

Gunawan menambahkan tak akan ada penyeleksian ulang penyelenggara Adhoc, hanya saja akan ada pengaktifan kembali PPK dan pelantikan PPS melalui media virtual atau daring.

“Tinggal pengaktifan kembali adhoc yang kemarin kami nonaktifkan, PPK kan sudah ada cuma kemarin di nonaktifkan jadi kita aktifkan kembali. Kemudian PPS kemarin kan belum dilantik, jadi tinggal kita Lantik saja nanti, kemungkinan kita akan Lantik secara virtual”,

Bukan hanya itu, pihak KPU Kota Makassar akan menginfentarisir ulang anggaran penyelenggaraan pilkada serentak untuk penambahan sarana protokoler kesehatan untuk Covid-19.

“Karena kan salah satu hasil rapat kemarin meminta untuk dilakukan penambahan anggaran terkait protokoler kesehatan untuk pencegahan Covid-19, apalagi tahapan di mulai pada saat pandemik yang belum mereda”, tutupnya.(*As)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *