by

Isu Etnis Tersebar Liar, Begini Dugaan Awal Mula Peristiwa Saling Serang Asrama Mahasiswa

Asrama mahasiswa (ist)

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Beredarnya foto secara liar dan tak bertanggungjawab menimbulkan tragedi saling serangnya asrama mahasiswa di Makassar, Sulsel. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi, munculnya isu sentimen etnis atas kejadian ini.

Redaksi mencoba menggali informasi tentang dugaaan awal mula kejadian ini.

Menurut informasi yang diterima, kejadian tersebut bermula di kampus Universitas Islam Makassar (UIM). Saat itu terjadi penyerangan sekretariat BEM Fakultas Pertanian oleh orang tak dikenal (OTK). Adapun korbannya yang disebut-sebut tangan nyaris putus, adalah ketua BEM Fakultas Pertanian UIM, Arham. Adapun Arham kebetulan berasal dari Bone.

Setelah kejadian itu, foto korban Arham beredar dengan cepatnya di group-group WhatsApp. Bahkan menimbulkan berita yang simpung siur. Dan yang lebih memprihatinkan, isu itu pun akhirnya mengarah ke sentimen antar etnis.

Selanjutnya, dampak isu liar tersebut akhirnya mengarah ke asrama kemahasiswaan dan sweeping plat kendaraan. Puncaknya tengah malam tadi, Minggu ( 28/11/2021), di mana asrama Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Luwu Raya, di Jalan Sungai Limboto Makassar, diserang dan akhirnya memakan satu korban dengan tangan putus, yang fotonya pun langsung beredar luas kemana mana.

Bahkan setelah peristiwa penyerangan Asrama IPMIL, juga berhembus kabar kemudian terjadi juga aksi balasan penyerangan Asrama I Kepmi Bone yang juga berlokasi di jalan Sungai Limboto.

Redaksi mencoba menggali informasi dari berbagai sumber, dari pihak BEM UIM menegaskan, sejak kejadian itu anggota BEM Pertanian UIM justru sibuk pada pengobatan dan penggalangan dana buat ketua BEM nya. Semua anggota terus saling berkoordinasi. BEM Pertanian UIM menegaskan bahwa semua anggotanya terkontrol. Bahkan keesokan harinya, anak anak BEM Pertanian UIM dikagetkan dengan kejadian aksi penyerangan Asrama IPMIL.

BACA JUGA  Vonis Bersalah Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis, Langkah Maju UU Pers

Berikut Kronologi Peristiwa Penyerangan Asrama IPMIL di Makassar

Minggu tanggal (28 /11/2021) sekitar pukul 02.00 Wita, di Asrama IPMIL I Jl. Sungai Limboto Lrg. 37 No. 4 Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulsel, telah terjadi penyerangan yang di lakukan oleh Orang Tidak di Kenal (OTK) berjumlah sekitar 14 orang.

Menurut keterangan saksi Fery, menjelaskan bahwa saat itu ia bersama temannya duduk di sofa teras asrama sambil bermain game lalu datang sekelompok OTK dengan berjalan kaki dari arah poros Jl. Sungai Limboto yang semuanya menggunakan masker langsung melakukan penyerangan ke asrama dengan menggunakan busur, senjata rakitan (papporo) dan molotov.

Sementara saksi lainnya Fauzan, menjelaskan bahwa ia sedang berada didalam kamar dan melihat teman asramanya lari. Selanjutnya ia langsung bersembunyi dibelakang pintu kamar dan pelaku langsung melempar kearah kamar dengan menggunakan molotov sehingga terjadi kebakaran diarea kamar kedua.

Sekitar pukul 02.30 wita anggota Polsek Makassar yang di pimpin Iptu. Zubaedi tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP. Sekitar pukul 02.35 Wita 7 Unit mobil Pemadam Kebakaran kota Makassar tiba di TKP dan langsung melakukan pemadaman api.

Sekitar pukul 04.00 wita tim INAFIS Polrestabes Makassar yang di Pimpin Bripka Rizal tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP. (Ip)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *