by

Kasus Meninggalnya Ibnu, Kapolres Lutra Minta Semua Pihak Menahan Diri

Aksi penyerangan di Lutra (ist)

Dailymakassar.id – LUTRA. Diketahui, pada, Jumat (19/11/2021) sekitar pukul 1 malam, dugaan penganiayaan terjadi terhadap Aswin (20) dan Ibnu (20). Adapun dugaan lokasi penganiayaan tepatnya di ujung jembatan Baebunta, jalan Trans Sulawesi, Desa Baebunta, kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Selanjutya Ibnu menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (27/11/2021) malam, setelah 10 hari dirawat intensif di Rumah Sakit Hikmah Masamba.

Meninggalnya Ibnu pun sempat menimbulkan aksi penyerangan yang diduga dari pemuda Rantemalino, daerah asal Ibnu. Adapun lokasi sudah diamankan pihak Brimob.

Kapolres Luwu Utara (Lutra), AKBP Alfian Nurnas menegaskan, jika kasus dugaan penganiayaan dua pemuda yang terjadi di desa Baebunta tetap menjadi fokus pihak kepolisian.

BACA JUGA  Babinsa Koramil 1707-14 Senggo Dampingi Nakes dalam Pendisiplinan Prokes Covid-19

“Kasus telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan satu orang inisial AL (24) telah ditahan dan tetapkan sebagai tersangka, ” ujar AKBP Alfian Nurnas, kepada wartawan, Minggu (28/11/2021).

Alfian juga meminta agar masing-masing pihak bisa menahan diri dan menjaga situasi agar aman dan kondusif.

“Percayakan saja ke pihak kami, biar pihak kami bekerja untuk memproses pelaku sesuai hukum yg berlaku,” pungkas Alfian. (Ip)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *