
Dailymakassar.id – MAKASSAR. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (ASS) saat menyampaikan pidato di rapat paripurna istimewa HUT ke-19 Luwu Timur, menuai sorotan dari masyarakat Rampi Luwu Utara, (12/5/22).
Adapun pernyataan itu saat Gubernur menyinggung soal ada yang mau keluar dari Sulsel.
“Seperti di Rampi, saya sampaikan di Luwu Utara tadi, katanya ada yang mau keluar dari Sulawesi Selatan ini, kenapa nda keluar sekalian dari Indonesia gitu kan,” Ucap Gubernur Sulawesi Selatan sambil tersenyum.
Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dan kebijakan publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik (PKPK), Muh. Saifullah menyayangkan kata kata itu keluar dari orang nomor satu di Sulsel tersebut.
“Yah saya sayangkan kata kata seperti itu keluar. Harusnya kan menyemangati warga karena Rampi adalah bagian dari Sulsel,” kata Saiful, kepada wartawan melalui pesan singkat, Sabtu (14/5/2022).
Kata Saiful yang juga berdarah Luwu ini, pidato Gubernur sudah bagus.
“Saya nonton videonya yang agak panjang sebenarnya sudah bagus karena pak Gub sudah jelaskan komitmen bangun Rampi secara bertahap, hingga detail biaya dan panjang sekitar 80 km. Cuma memang ada yang sedikit offside ketika keluar kata kata kenapa ndak sekalian keluar dari Indonesia itu,” jelasnya.
Saat ditanya soal respon warga Luwu Utara dimedia sosial khususnya warga Rampi, Saiful mengatakan wajar jika masyarakat kecewa.
“Wajarlah masyarakat kecewa. Wajar itu. Dan menurut saya disini persoalannya bukan masalah dipelintir atau tidak ini pernyataaan pak Gub, tapi kata kata itu sempat keluar terlepas dari bercanda atau tidaknya. Semoga warga Rampi bisa memaafkan,” pungkasnya. (tbr)






















Comment