Teater Tanah Air Pentas Dua Hari, Persiapan ke Toyama Jepang

Teater Tanah Air Pentas Dua Hari, Persiapan ke Toyama Jepang

Dailymakassar.id – JAKARTA. Dua hari berturut-turut, Teater Tanah Air (TTA) melakukan pertunjukan di Gedung Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Grup teater Pimpinan Jose Rizal Manua tersebut memainkan naskah berjudul Spectacle Help! A Visual Theater Performance karya Putu Wijaya, tokoh teater terkemuka Indonesia dan seorang sastrawan yang dikenal serba bisa.

Animo masyarakat sangat tinggi. Pada Sabtu (16/07/2022), lebih dari 1.200 penonton yang hadir. Pada Minggu (17/07/2022), juga demikian.

“Setidaknya, di dua hari tersebut, ada 2.500 orang yang menonton pertunjukan kami,” ujar Jose Rizal Manua, yang juga menjadi Sutradara Spectacle Help! A Visual Theater Performance.

Kapasitas kursi di Gedung Teater Jakarta untuk sekali pertunjukan, 1.200 orang. Artinya, ada sebagian penonton yang rela berdiri. Penonton tidak dikenakan biaya alias gratis.

“Kami tidak memungut biaya, karena ini bagian dari rangkaian persiapan kami untuk mentas di Toyama, Jepang,” lanjut Jose Rizal.

Teater Tanah Air (TTA) diundang oleh panitia setempat untuk melakukan pementasan di The World Festival of Children’s Performing Arts in Toyama, Jepang. Rencananya, TTA akan bertolak Kamis (28/07/2022) dari Jakarta dan kembali dari Jepang pada Sabtu (06/08/2022).

Dari Indonesia, TTA merupakan grup teater anak satu-satunya yang diundang. Grup teater anak dari negara lain yang diundang berasal dari Argentina, Belgia, Canada, China, Croatia, Cuba, Czech, Egypt, Hungary, South Korea, Monaco, Russia, Thailand, United Kingdom, Vietnam, dan Zimbabwe.

Menurut Jose Rizal Manua, TTA mementaskan Help! dalam format Teater Visual. Permainan cahaya dilakukan maksimal. Demikian pula dengan musik.

BACA JUGA  Pangdam Hasanuddin Hadiri Pengibaran Bendera Merah Putih dan Pembukaan Gaukang Kerajaan Bajeng ke-77

“Ini cara kreatif yang kami tempuh, agar pementasan kami mudah dipahami oleh para penonton yang berasal dari berbagai negara,” ungkap Jose Rizal Manua.

Lebih lanjut ia mengatakan, substansi dari pementasan ini adalah kegotongroyongan yang mengacu kepada nilai-nilai Pancasila.

Spectacle Help! ini sangat kental dengan nilai-nilai Pancasila. Melalui teater anak, kami turut memperkenalkan Pancasila kepada dunia,” pungkasnya.

Teater Tanah Air didirikan oleh Jose Rizal Manua di Jakarta, pada 14 September 1988, dan telah menjuarai berbagai festival teater anak-anak tingkat dunia.

Pada Agustus 2004, Teater Tanah Air dan Jose Rizal Manua mementaskan naskah teater karya Danarto. Judulnya, Bumi Di Tangan Anak-Anak: Earth Within Children’s Hand. 

Di event The Asia Pacific Festival of Children’s Theatre tahun 2004 yang berlangsung di Jepang itu, Teater Tanah Air dan Jose Rizal Manua berhasil memenangkan  10 medali emas untuk berbagai kategori di festival yang dimaksud.

Inilah sejumlah prestasi internasional yang sudah dicapai Teater Tanah Air: The Best Performance pada The Asia-Pacific Festival of Children’s Theatre di Toyama-Jepang, tahun 2004, The Best Performance pada 9Th World Festival of Children’s Theatre di Lingen (Ems)-Jerman, tahun 2006, The Best Performance pada 10Th World Festival of Children’s Theatre di Moscow-Rusia, tahun 2008, serta The Best Performance pada International Children’s Festival of Performing Arts di New Delhi-India, tahun 2013. (*rj/daily)

Comment