
JAKARTA, dailymakassar.id – Bicara soal warga Rempang saat ini yang ingin direlokasi Pemerintah karena permintaan investor China, Bali pun punya cerita tentang proyek Bandara Bali Utara yang rencananya akan dibangun investor dari China.
“Tadi bandara Bali, saya laporkan kepada Presiden kita sepakat dibangun. Pembiayaannya tidak akan bersumber dari anggaran APBN. Karena, bandara itu sendiri merupakan usulan dari investor swasta, ” kata Menteri Luhut Panjaitan ditemui usai bertemu Jokowi, Senin 2 April 2018 lalu.
Kemudian diketahui investor swasta itu dari China. Kementerian BKPM telah menerima dokumen studi kelayakan dan rencana bisnis pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di Buleleng, Bali. Proyek bandara ini rencananya dibangun oleh kontraktor China.
Staf Khusus Menteri Investasi Kepala BPKM Bidang Peningkatan Pengusaha Nasional Pradana indraputra pada Selasa 11 Januari 2022 lalu mengatakan pemerintah telah mengeluarkan surat dukungan pembangunan bandara tersebut.
Rencana pembangunan bandara ini pun mendapat penolakan keras dari Megawati Sukarnoputri. Menurutnya, pembangunan Bandara Bali Utara hanya menguntungkan investor.
“Waktu mau dibangun (bandara baru) lagi di Buleleng, saya kan bilang keluarga besar saya itu di sana mau dibikin lapangan terbang, ngamuk saya, saya panggil Pak Koster Gubernur Bali, enak aja ku bilang, hanya untuk nguntungin pariwisata, enggak,” kata Megawati saat memberikan pengarahan dalam kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus, Sanur, Senin, 16 Januari 2023.
Diketahui Bandara Bali Utara ini telah dicoret dari daftar Proyek Strategis Nasional atau PSN. Meski demikian, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebutkan pembangunan Bandara Internasional Bali Utara adalah kebutuhan untuk pemerataan ekonomi antara utara dan selatan. Ia menegaskan pembangunan bandara di Buleleng itu terus dilanjutkan melalui program jangka menengah dan panjang.
“Ini sebuah kebutuhan yang pasti akan menjadi pertimbangan, dan pertimbangan ini sebenarnya sudah cukup panjang di Presiden,” kata Moeldoko saat melakukan kunjungan kerja di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis 27 September 2023. (ip)






















Comment