
MAKASSAR — Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar sebagai tindak lanjut rapat Pengurus, Komisi-Komisi dan Komite Dakwah Khusus (KDK) tanggal 9-Juli-2024 lalu, mulai digelar.
Rakerda DP MUI Kota Makassar ini dibuka Walikota Makassar, Ir. H. Moh Ramdhani Pomanto dan diikuti semua Pengurus Harian, Komisi-Komisi dan KDK serta Pengurus MUI Kecamatan yang berlangsung di Hotel Marina, Sabtu 13 Juli 2024.
Ketua Umum DP MUI Kota Makassar Syekh AG. Dr. Baharuddin HS, MA pada kesempatan itu meminta peserta berdiskusi dengan cermat agar menghasilkan program kerja yang berkualitas untuk pengembangan MUI Kota Makassar ke depan.
Sementara Ketua umum DP MUI Sulsel AG. Prof. Dr. H. Najamuddin AS, Lc, MA, menekankan, agar MUI Kota Makassar dapat memaukkan program Pengkaderan Ulama ( PKU), kalau perlu yang setara S2 .
Lanjut AG. Prof Dr. H. Najamuddin, AS, MA menitipkan pesan kepada MUI Kota Makassar agar pada rapat ini juga dapat menghasilkan program pelayanan ummat dan membantu pemerintah dalam membangun Kota Makassar.
Walikota Makassar, Ir. H. Moh. Ramadhan Pomanto yang didampingi Kabag Kesra Pemkot Makassar berharap MUI jaga solidaritas ummat, karena komplitas masalah yang sedang trend di tengah masyarakat sekarang begitu cepat penyebarannya
“MUI harus menjaga rahmatan lil alamin diantara ummat, ” ajaknya.
Salah satu cara kata Danny, agar segala pembusukan dan perusakan brending Islam di medsos harus di caunter dan MUI harus jawab dengan kebaikan.
“MUI harus miliki Komisi Media yang dapat menebar kebaikan dan menjawab tantangan berbagai masalah ummat dari pengaruh kesesatan ajaran Islam yang banyak berkembang di medsos ,” kata Danny.
Danny juga berjanji kuatkan peranan MUI dengan dukungan dana hibah dari Pemerintah Kota Makassar.
Pada rapat kerja yang dipimpin Sekum MUI Kota Makassar, Maskur Yusuf, M.Ag, telah merumuskan berbagai program masing-masing komisi yang pelaksanaannya akan di mulai akhir bulan Juli 1024 ini. (tbr)





















