Warga Perumahan Green River View Audiensi ke Wali Kota Makassar, Keluhkan Krisis Air Bersih

Hal ini kemudian berdampak lebih jauh dengan munculnya penyakit kulit yang diakibatkan penggunaan air tidak layak tersebut.  

Dari hasil pertemuan itu, Danny Pomanto kemudian memberi jalan keluar agar ke depan PDAM Makassar bisa mengalirkan  air bersih ke GRV. 

“Karenanya Pemerintah Kota Makassar akan meminta Pihak GMTD untuk segera menyerahkan WTP ke PDAM dengan melakukan perhitungan (pembelian) nilai investasi, kata Danny. 

Kedua, warga diminta melaporkan kondisi kualitas air ke Ekoregium Kementerian LHK melalui Dinas LHK Kota Makassar dan sebagai bentuk tindak pidana kejahatan.

Serta ketiga, untuk mengatasi krisis air, PDAM akan mensupplay air ke warga GRV melalui reservoar dan pembuatan belalai. 

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, warga GRV menggelar rapat pada tanggal 16 Agustus 2024 yang menghasilkan keputusan sebagai berikut : 

*Melakukan koordinasi dan konsultasi secara berkala kepada Dinas LHK Kota Makassar terkait laporan ke Gakkum KLHK;

Mengintensifkan gerakan menuntut GMTD untuk *Segera menyerahkan pengelolaan air ke PDAM* baik secara langsung ke direksi GMTD maupun  gerakan di udara (media sosial) 

Pendataan warga untuk dibawa ke PDAM: P.J Persuratan Pak Sul dan dikordinir oleh Ibu Sri Jati

Pembayaran Air dari bulan Agustus-Oktober 2024 *digratiskan* atau sampai air PDAM masuk, dan BPL ditangguhkan 3 bulan (tetap masuk tagihan dikemudian hari). 

Dengan langkah-langkah ini, warga berharap akan bisa menikmati air bersih yang layak mengingat perumahan ini bisa dikategorikan salah satu kompleks perumahan mewah di Makassar. (tbr/daily)