“Shin Bet meminta saya untuk menggambar peta terowongan di Gaza karena mereka tidak tahu apa-apa tentang terowongan tersebut,” kata Moshe kepada seorang pewawancara. Badan keamanan telah mengirim seorang insinyur untuk berbicara dengan Moshe sebelumnya, di mana dia mengatakan kepadanya bahwa terowongan di Jalur Gaza adalah “labirin bawah tanah yang luas yang membentang di seluruh wilayah.”
Dia juga mengatakan kepada insinyur tersebut bahwa operasi militer saja tidak akan membantu mengambil kembali tawanan yang tersisa. “Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berbohong, dan baik dia maupun militer tidak mengetahui apa pun tentang terowongan Hamas di Gaza,” tambah tawanan yang dibebaskan itu.
Menurut Channel 12, ketika Moshe diminta membuat sketsa terowongan, dia menjawab bahwa dia bukan seorang seniman. Dia juga diminta menjelaskan terowongan, jalurnya, lokasinya, serta perangkat komunikasi dan kabel yang dipasang di dalamnya. Perlu dicatat bahwa Moshe berpartisipasi dalam protes yang menuntut pemerintah Israel mencapai perjanjian gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tahanan dengan Perlawanan Palestina. (dailymakassar)






















Comment