
MAKASSAR — Azhar Arsyad saat ini menjadi salah satu tokoh yang banyak diperbincangkan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia merupakan politisi senior yang bakal mendampingi Muh. Ramdan Pomanto atau Danny Pomanto sebagai bakal calon wakil gubernur Sulawesi Selatan pada Pilkada 2024.
Azhar Arsyad diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendampingi Danny Pomanto yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Selain kedua partai tersebut, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga memberikan dukungannya kepada pasangan Randan Pomanto dan Azhar Arsyad.
Pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2024 PKB dan PPP mendapatkan delapan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan untuk masing-masing partai. Sementara itu, PDIP mendapatkan enam kursi DPRD Sulawesi Selatan.
Untuk mengenal lebih jauh, Daily Makassar merangkum riwayat singkat sosok yang telah malang melintang di jagat politik Sulsel ini. Berikut profilnya:
Azhar Arsyad lahir di Makassar pada 1 September 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di fakultas hukum Universitas Muslim Indonesia Makassar dan kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Muslim Indonesia.
Sebelum memulai karier politiknya, Azhar Arsyad aktif dalam berbagai organisasi. Selain itu, Azhar juga aktif dalam lembaga pengembangan pendidikan keagamaan.
Azhar Arsyad pernah menjadi ketua cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Makassar periode 1993-1994, ketua umum IMDI Kota Makassar periode 1945-1945, ketua Ikatan Mahasiswa DDI periode 1995-1997, wakil sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 1998-2001, wakil ketua KNPI Sulawesi Selatan periode 2001-2004, dan wakil Sekretaris Jenderal PB-DDI periode 1999-2007.






















Comment