Ketua SMSI Sulsel: Biarkan Informasi Mengalir, Tapi Bekali Diri dengan Dayung Literasi

Dari penjelasan mantan Sekretaris PWI itu, kemudian melahirkan pertanyaan baru: ” lalu, bagaimana menyikapi kondisi dilematis itu?” Buru awak media Dailymakassar.

“Nah, di sinilah peran kunci SMSI Sulsel. Derasnya arus informasi di dunia siber bukanlah musuh, melainkan cermin dari zaman. Kita bisa terseret derasannya, atau justru belajar dengan bijak. SMSI Sulsel bisa menjadi mercusuar yang menuntun, namun pembaca pun perlu menjadi pelaut yang waspada,” urai Anwar dengan mimik serius.

Apa yang dikatakan Ketua SMSI Sulsel itu memberikan signal bahwa kebenaran bukan sekadar ditemukan. Namun juga harus dijaga—dengan hati yang jernih, nalar yang tajam, dan keberanian untuk memilih mana yang layak dipercaya.

“SMSI Sulsel hadir bukan sekedar pilar demokrasi, penyampai informasi yang benar dan dipercaya, atau kolaborator sosial dengan pemerintah daerah. Namun, SMSI Sulsel juga punya peran dalam mencerdaskan masyarakat melalui literasi media. Yakni, bagaimana cara memilah informasi yang benar, edukasi cara melindungi diri dari kejahatan siber. Termasuk juga memaksimalkan konten edukatif, misalnya siswa berprestasi atau pandangan tokoh agama terhadap ujaran kebencian, hoaks, dan hal negatif lainnya dalam bermedia sosial,”  pungkas Anwar Sanusi**(rm)

Comment