Mantan Sekretaris PWI Sulsel ini menegaskan, kehadiran SMSI di daerah bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi yang kerap tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“SMSI harus menjadi filter, benteng terakhir integritas pers,” tegasnya.
Anwar juga menitipkan tiga amanat penting bagi kepengurusan baru. Pertama, peningkatan kapasitas, dengan memastikan seluruh anggota SMSI menjalankan kaidah jurnalistik dan media yang terverifikasi Dewan Pers.
Kedua, kolaborasi dan sinergi, yakni menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dalam penyebaran informasi publik yang akurat dan membangun.Terakhir, perang melawan hoaks, agar ruang publik tetap sehat dan berimbang.
Anwar menambahkan, Kabupaten Pinrang memiliki banyak potensi dan kisah inspiratif yang layak diangkat ke tingkat regional maupun nasional.
“Jajaran SMSI Pinrang harus menjadi arsitek narasi pembangunan—bukan sekadar menulis berita manis, tetapi menghadirkan karya jurnalistik yang ikut menyusun fondasi kemajuan daerah,” tutur Anwar.
Sementara itu, Ketua SMSI Pinrang Masrul Umar memberikan semangat terutama kepada kepengurusan yang baru saja terbentuk. Masrul menambahkan sebagai penguatan solidaritas dan menjadikan SMSI sebagai wadah silaturahmi antarinsan media**(dn/rm)






















Comment