“Sebagai agen perubahan, Bank Mandiri ingin perairan Indonesia mampu menjadi fondasibagi ketahanan ekonomi wilayah. Guna memperkuat dampak berkelanjutan, kamiberkolaborasi dengan salah satu alumni Wirausaha Muda Mandiri Waste4Change yang
merupakan perusahaan pengelolaan limbah berbasis teknologi,” ujar Atta dalam keteranganresmi pada Sabtu (25/10).
Lanjutnya, Waste4Change selama ini telah berhasil mengelola limbah hingga 12.000 ton pertahun. Sehingga, kehadirannya diharapkan mampu memastikan pengelolaan sampah
berlangsung lebih terukur, bertanggung jawab, dan berbasis teknologi modern.
Lebih jauh, Atta menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasiprinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan konsisten oleh Bank Mandiri.
“Kami percaya keberlanjutan hanya bisa tercapai dengan sinergi. Aksi Bersih
Mandiri adalah ajakan bersama untuk mengubah perilaku, membangun ekosistem yang lebih hijau, dan menciptakan lingkungan sehat bagi generasi mendatang,” jelasnya.
Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya agenda memperkuatpembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis lingkungan.
Melalui AksiBersih Mandiri, Bank Mandiri berupaya mendukung penciptaan ruang hidup yang lebihsehat sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat yang menggantungkan hidup pada sumber daya perairan.
“Dengan langkah ini, Bank Mandiri telah hadir lebih dari dua dekade tidak hanya
berkontribusi pada sektor keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi nyata untukmenjaga kelestarian lingkungan, mendorong partisipasi masyarakat, dan memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya**






















Comment