Utak-atik Pelatih Timnas Indonesia

Ilustrasi: Utak-atik Pelatih Timnas Indonesia

Kasihan juga Patrick Kluivert, kontraknya resmi diputus lebih awal setelah Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026.

Lalu, siapa penggantinya? Dari beberapa media olahraga hingga pemerhati sepak bola, menyebut beberapa nama.

Antara lain: Bojan Hodak, Frank de Boer, Shin Tae-yong (STY), Park Hang-seo, Timur Kapadze, hingga Jesus Casas.

Kalau Shin Tae-yong tampaknya sudah tertutup rapat. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut STY adalah masa lalu.

Kenapa Timur Kapadze masuk radar? Karena Pelatih asal Uzbekistan ini memiliki rekam jejak yang solid di level Asia.

Setelah Kapadze mencapai final Piala Asia U-23 tahun 2024, membuat Timnas Uzbekistan U-23 lolos perdana ke Olimpiade Paris 2024.

Ia juga mengukir sejarah di negaranya, membawa tim senior lolos pertama kalinya ke Piala Dunia 2026.

Apesnya, Kapadze ditunjuk menjadi asisten pelatih dari Fabio Cannavaro di timnas Uzbekistan. Peluang ke Timnas Indonesia tipis.

Satu lagi pelatih yang dikenal luas di sepak bola Asia Tenggara yaitu pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak.

Ia memiliki pengalaman panjang membina berbagai klub dan tim nasional di Kamboja, Malaysia, dan Indonesia.

Bojan Hodak adalah pelatih asing pertama selama dua musim beruntun meraih juara di Liga 1 Indonesia bersama Persib Bandung.

Melihat performa apik tersebut, kecil kemungkinan Persib akan melepas sang pelatih ke timnas.

Sementara itu, Jesus Casas mencuri perhatian kala membawa Irak juara Piala Teluk 2023 dan tampil impresif di Piala Asia 2023.

Pengalaman sebagai asisten pelatih di Barcelona dan timnas Spanyol juga memperkaya portofolionya.

Namun, mendatangkan Casas juga bukan perkara mudah. Negara Singapura dikabarkan turut mengincarnya.

Comment